Jumat, 16 Desember 2016

Hacker Paling Di Cari Oleh Interpol Dan FBI Akhirnya Tertangkap

satucode[dot]com. Nama Joshua Samuel Aaron mungkin sedikit terdengar asing bagi anda. namun jika anda adalah pemerhati masalah dunia underground nama itu tentu sangatlah familiar. 

Hacker Paling Di Cari Oleh Interpol Dan FBI Akhirnya Tertangkap
Hacker Paling Di Cari Oleh Interpol Dan FBI Akhirnya Tertangkap
Pada 2015 lalu Joshua bersama kedua rekannya didakwa dengan hukuman 23 tahun penjara karena melakukan aksi peretasan terhadap lembaga keuangan Amerika Serikat JPMorgan dan di gadang-gadang sebagai aksi pencurian terbesar data pengguna dari lembaga keuangan dalam sejarah AS.

Pada Juni 2015, surat perintah penangkapan federal yang dikeluarkan untuk Joshua oleh Pengadilan Distrik Amerika Serikat. setelah hampir 1 tahun menjadi buronan akhirnya FBI serta agen dinas rahasia AS menangkapnya setibanya di bandara JFK di New York.
 
Joshua Samuel Aaron sendiri di yakini selama ini bersembunyi di Moscow Rusia,setelah kedua rekannya juga tertangkap di Israel sebelum akhirnya kemudian di ekstradisi ke Amerika Serikat. 

Trio hacker ini menjadi incaran Interpol dunia dan FBI karena aksinya meretas lembaga keuangan AS, JPmorgan yang mengakibatkan mereka harus menanggung kerugian finansial dan reputasi ketika nama klien beserta transaksi keuangannya berhasil dicuri oleh hacker tersebut.

Baca Juga :

Menurut otoritas AS, Aaron dijadwalkan untuk muncul di pengadilan Manhattan pada 16/12/16 untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.(andra/sc)

Kamis, 15 Desember 2016

Waspada, Kini Hacker Bisa Mengintip Isi Percakapan Facebook Anda Dengan Hanya Sekali Klik.

satucode[dot]com. Facebook merupakan salah satu jejaring sosial paling populer di dunia saat ini. Di Indonesia sendiri hampir di pastikan semua pengguna internet mempunyai setidaknya satu akun facebook dan selalu membuka aplikasi facebook melalui smartphone mereka.

Namun kini nampaknya anda para pengguna layanan jejaring sosial besutan Mark Zuckerberg ini harus sedikit berhati hati. Seorang peneliti keamanan Ysrael Gurt, dari BugSec dan Cynet, melaporkan bagaimana mereka dapat  melakukan simulasi serangan terhadap lintas asal Facebook Messenger yang memungkinkan penyerang untuk mengakses pesan pribadi Anda, foto serta lampiran dikirim pada Facebook chat.


Waspada, Kini Hacker Bisa Mengintip Isi Percakapan Facebook Anda Dengan Hanya Sekali Klik.
Waspada, Kini Hacker Bisa Mengintip Isi Percakapan Facebook Anda Dengan Hanya Sekali Klik.
Untuk mengeksploitasi kerentanan ini, penyerang hanya perlu mengelabui korban agar mengunjungi situs berbahaya yang sudah di persiapkan sebelumnya. Bukan scam atau phising . hanya dengan sekali klik saja, semua percakapan pribadi oleh korban, baik dari aplikasi mobile Facebook atau web browser, akan dapat diakses oleh penyerang.

Dijuluki " Originull ," seperti di lansir dari thehackernews.com kerentanan sebenarnya terletak pada server Facebook chatting dikelola dari server yang terletak di (id)-edge-chat.facebook.com, yang terpisah dari domain yang sebenarnya Facebook (www.facebook.com).

source: thehackernews

"Communication between the JavaScript and the server is done by XML HTTP Request (XHR). In order to access the data that arrives from 5-edge-chat.facebook.com in JavaScript, Facebook must add the "Access-Control-Allow-Origin" header with the caller’s origin, and the "Access-Control-Allow-Credentials" header with "true" value, so that the data is accessible even when the cookies are sent,"
Untuk membuktikan laporannya pihak Bugsec mengunggah video Proof Of Concept melalui kanal youtube berikut.



Namun,kabar baiknya adalah kerentanan ini tidak berefek pada fitur Percakapan Rahasia atau facebook messenger secret conversation, Facebook Messenger ini dienkripsi oleh fitur chatting end-to-end sehingga di pastikan aman dari bug ini.

Intip Juga Berita Menarik Lainnya:

Sementara itu pihak Facebook langsung tanggap dengan merespon laporan mereka melalui program bug bounty yang di selenggarakan oleh facebook.(andra/sc)

Jumat, 09 Desember 2016

Gadis Cantik Asal Kabupaten Pati Ini Sukses Bikin Facebook dan Google jatuh Hati Dengan Aplikasi Buatannya.

satucode[dot]com. Cantik, Smart dan berhijab mungkin adalah gambaran yang pas untuk mewakili pesona gadis asal Dukuh Lebakwetan, Desa Sukolilo, Kecamatan Sukolilo, kabupaten Pati ini. Meski berasal dari daerah , namun gadis berusia 20 tahun ini mampu membuktikan diri, bahwa meski berasal dari desa ia bisa berkiprah di dunia internasional dan mampu meraih prestasi yang membanggakan.

Gadis Cantik Asal Kabupaten Pati Ini Sukses Bikin Facebook dan Google jatuh Hati Dengan Aplikasi Buatannya.
Gadis Cantik Asal Kabupaten Pati Ini Sukses Bikin Facebook dan Google jatuh Hati Dengan Aplikasi Buatannya. (source:murianews.com)
Adalah Nur Sitha Afrilia, mahasiswi semester 5 Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro ( Undip ) Semarang ini yang telah suskes membuat para petinggi Facebook dan Google jatuh hati pada aplikasi buatannya yang di beri nama , Foodo.

Dalam ajang Asia Pasific Future Leader yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, 23-27 November 2016 lalu,Sitha begitu ia akrab di sapa berhasil mengungguli wakil dari Negara-negara lain, melalui konsepnya yang dinilai sangat inovatif dalam ajang tahunan yang berfokus kepada kaum muda di Asia Pasifik dalam membangun jaringan internasional, meningkatkan skill, dan bertukar pengalaman.

Di Asia Pasific Future Leader itu Sitha berpartner dengan Ardian dari Universitas Jember, mengusung konsep aplikasi Android bernama Foodo. Nama Foodo ini merupakan singkatan dari food donation (berbagi makanan). Konsep aplikasi Foodo inilah yang membuat para juri kagum dengan Ide dan Inovasi mereka berdua.

“Konsep dari aplikasi Foodo itu untuk berbagi makanan kepada sesama yang membutuhkan. Konsepnya adalah kerja sama dengan toko modern untuk menyumbangkan bahan makanan yang mendekati masa kedaluwarsa untuk dibagikan ke yang membutuhkan. Daripada makanan itu terbuang sia-sia,” ujar sitha seperti di lansir dari murianews.com.

Konsep itu juga yang membuat Google dan Facebook kepincut untuk membeli aplikasi buatannya. "Dalam event itu kan jurinya ada perwakilan dari Google dan Facebook. Dan baru dua hari dua perusahaan ini menawari untuk membeli konsep aplikasi Foodo," jelas sitha lebih lanjut.

Meski menjadi perhatian dunia internasional, hijaber berusia 20 tahun tersebut mengaku belum rela melepas konsepnya itu. Dia justru dan rekannya Ardian menginginkan jika aplikasi itu menjadi milik Indonesia dan dikembangkan untuk kemaslahatan masyarakat Indonesia.

Artikel Menarik Lainnya :
Dia berharap masyarakat dapat mendonasikan makanannya melalui aplikasi Android. Yakni ketika masyarakat masuk ke dalam aplikasi dan mendonasikan, nanti sistem akan langsung memberitahu ke relawan untuk mengambil makanan yang didonasikan.(andra/sc)

Rabu, 07 Desember 2016

" Bug Report " Dicuekin , Hacker Ini Retas Web Garuda Indonesia Untuk Membuktikannya

satucode[dot]com. Pekerjaan seorang security researcher memanglah bukan pekerjaan sembarangan. di butuhkan skill dah ilmu di bidang IT yang cukup mumpuni untuk bisa mengklaim sebagai seorang peneliti keamanan digital.

Bukan hal yang aneh jika terdapat bug pada sebuah sistem atau aplikasi dan juga sebuah website. Namun, jika suatu sistem bersinggungan dengan data-data penting pengguna,termasuk informasi pribadi para pengguna atau konsumen maka bug bisa berpotensi menjadi celah keamanan yang di manfaatkan oleh hacker jahat untuk mencuri data data pengguna. Karena itu, sebelum dirilis ke publik, aplikasi akan melewati tahap penetration testing atau pentest. Tujuannya untuk mencari dan “menambal” celah keamanan yang ada.Namun bahkan setelah di rilis pun terkadang masih saja ada bug yang lolos sehingga bisa di eksploitasi kemudian.

Begitu juga halnya dengan salah satu website milik Maskai Penerbangan terbesar di tanah air, Garuda Indonesia. Seorang peretas dalam negeri dengan codename h3ll_id meretas system keamanan website garuda yang beralamat di https://www.garuda-indonesia.com/id/id/gotf/index.php untuk membuktikan laporannya. Insiden peretasan ini diklaim sebagai bentuk kekecewaan peretas karena laporannya tidak di gubris oleh pihak garuda indonesia.

" Bug Report " Dicuekin , Hacker Ini Retas Web Garuda Indonesia Untuk Membuktikannya
" Bug Report " Dicuekin , Hacker Ini Retas Web Garuda Indonesia Untuk Membuktikannya
pentest cape-cape malah email nya di masukin blacklist mail.di saat kita jadi whitehat ga pernah sekalipun di anggap :)
Demikian bunyi pesan yang terlampir di website milik maskapai nomar 11 terbaik di dunia ini. Meski sekarang website tersebut sudah kembali normal lagi namun masih terdapat Digital Footprint (Jejak Digital) yang tertinggal di web tersebut dengan malakukan CTRL+U atau View Source. Peretas yang juga pernah meretas website milik Telkom dan Indonesia Security Insident Response Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII) ini juga sempat meretas subdomain lainnya dari website garuda yang beralamat di https://dev-ags.garuda-indonesia.com/h3ll/. Pelaku juga sempat mengarsipkan karyanya di zone-h dengan link http://www.zone-h.org/mirror/id/27290452?zh=1.

" Bug Report " Dicuekin , Hacker Ini Retas Web Garuda Indonesia Untuk Membuktikannya
" Bug Report " Dicuekin , Hacker Ini Retas Web Garuda Indonesia Untuk Membuktikannya

H3ll_id sendiri di kenal sebagai peretas elite indonesia. Peretas yang konon merupakan bagian dari kelompok yang menamakan dirinya Gantengers_Crew ini selalu memilih korban high profile untuk menjadi kanvas digitalnya.

Bagai dilema terkadang keberadaan peretas seperti ini juga di butuhkan oleh beberapa developer untuk mengecek system mereka. Namun di sisi lain lain banyak para peretas yang tidak menganut paham ethical hacking justru merusak citra para peretas lainya.

Baca Juga :
Kini kita hanya berharap "perseteruan" ini segera berakhir, karena bagaimanapun juga masih ada itikad baik dari pihak peretas untuk melaporkan bug yang terdapat pada website milik Garuda Indonesia. Meski di sampaikan dengan cara yang sedikit agak sadis karena langsung menyerang homepage namun dengan begitu mudah mudahan curhatan hacker ini bisa di lihat oleh pihak managemen Garuda Indonesia.(andra/sc)

Senin, 05 Desember 2016

Lagi, Situs Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah Di Usili Hacker.

satucode[dot]com.Aksi peretasan yang menargetkan situs milik institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali  ini situs  resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah kembali menjadi korban kejahilan para peretas.

Lagi, Situs Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah Di Usili Hacker.
Lagi, Situs Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah Di Usili Hacker.
 
Website yang beralamat di http://kpu-jatengprov.go.id/ sudah 3 hari terhitung sejak tanggal 02/12/2016 lalu hingga berita ini di terbitkan  belum bisa di akses. Website yang sedianya berisi tentang informasi pemilihan kepala daerah dan data pemilih, hanya menampilkan layar berwarna hitam di sertai beberapa tulisan ketika di akses.

Hacked By 0x1999
IndonesianCodeParty
ZeynnymouZ | ./BlaDDzeRR | UnknownYmouz | - DenJaka- | Consept_IXI | ./ Coco | 0x1999 | Lock-Down | ./UnIX | ./L1ght_r00t | Walkers404 | ./PionHitam | Mr.Vendetta_404 | gunz_berry0x1999 Feat ./CocoWe Are Indonesian Code PartyWe Party In Your SystemKatakan Hai : Unknown7 | Shor7cut | ./P3s3K  | DhioshiDotID | xXx-ID | Mr.S_ID | ./AnonExo  | Liru | MR./CyberPolice007 | Mr.Optimuz_r00t | X'1n73ct | FadliDotID | HCD28 | 0xIDiot | JakRapp 

Tidak ada pesan khusus yang terlampir dalam halaman yang mereka deface. Nampaknya peretas melakukan aksinya hanya untuk sebuah kebanggaan semata.

Sejatinya bukan kali ini situs milik KPU jawa tengah ini jadi bulan bulanan oleh para peretas. Menurut arsip Zone-H tercatat hampir setiap tahun website ini selalu menjadi target serangan oleh peretas.Tahun 2015 lalu misalnya website ini juga pernah mengalami insiden peretasan oleh seorang peretas dengan nickname Maniak k4sur.Namun entah mengapa kejadian tiap tahun tersebut tidak di jadikan pelajaran bagi para pengelola website tersebut untuk lebih memperkuat sistem yang di kelolanya.

Meskipun bisa terjerat dengan Pasal 32 juncto Pasal 48 Undang-undang nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukumannya antara 8 sampai 10 tahun serta denda antara 2 miliar sampai 5 miliar , namun nampaknya hal itu tidak menyurutkan niat para peretas untuk tetap mencari korban lagi.

Baca Juga :

Kini kita hanya bisa berharap situs tersebut bisa lekas pulih kembali seperti sedia kala. Karena di jaman serba digital seperti ini keberadaan website merupakan suatu keharusan bagi pemerintah untuk menyediakan informasi yang valid untuk masyarakat.(andra/sc)