Jumat, 03 Februari 2017

Kelompok Hacker Anonymous Nyatakan Perang Terhadap Presiden Terpilih AS Donald Trump

satucode[dot]com. Sekelompok peretas yang tergabung dalam Anonymous menyatakan perang terhadap presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump. 

Malalui sebuah postingan di Twitter dan video yang di unggah di kanal youtube mereka , kolompok ini mengajak kepada seluruh masayarakat dunia dan para hacktivist lainnya untuk berpatisipasi dalam menentang setiap kebijakan Trump.


Dengan hashtag #BDStheUS melalui cuitan mereka di twitter mereka menyerukan kepada masyarakat internasional dari semua asal-usul dan ideologi, dari semua strata sosial dan agama, untuk melawan kegilaan yang berasal dari Amerika Serikat. 

Diduga alasan yang melatar belakangi aksi para peretas dunia ini adalah tentang kebijakan kebijakan dari presiden terpilih Donald Trump yang di nilai kontroversial. Salah satunya adalah kebijakan Trump yang melakukan pembatasan masuknya imigran dari negara dengan mayoritas beragama islam ke Amerika Serikat.

Jauh sebelumnya  kelompok peretas ini juga sudah berulang kali berupaya melakukan cyber attack yang menyasar semua aktifitas bakal calon presiden dari partai Republik tersebut. 

Dengan tagar #OpTrump kelompok ini berusaha menyabotase webiste milik Trump dan juga berupaya melakukan penyadapan terhadap informasi pdibadi milik Trump dan di umbar ke publik.

Kini setelah Trump terpilih menjadi presiden rupanya hal itu tidak menyurutkan niat para peretas yang terkenal dengan ciri khasnya topeng guy fawkes itu untuk kembali melancarkan aksi serupa.

Berita Lainnya :

Puncaknya adalah ketika akhir bulan januari lalu mereka mempublish sejumlah data dan nomor telepon pribadi yang di duga milik staff Gudung Putih melalui Twitter mereka.

Kita tunggu saja aksi-aksi mereka.(andra/sc)

Kamis, 02 Februari 2017

Anak Indonesia Harumkan Nama Bangsa Di ajang Developer Google.

satucode[dot]com. Kembali putra putra terbaik bangsa menorehkan cerita manis keberhasilan mereka di dunia internasional. Kali ini datang dari kompetisi yang di adakan oleh raksasa teknologi Google yang di beri nama Google Code-In (GCI). Tiga wakil dari Indonesia menjadi finalis dan akhirnya berhasil menjadi yang terbaik dari kompetisi game developer online yang di helat oleh Google.

Anak Indonesia Harumkan Nama Bangsa Di ajang Developer Google.
Anak Indonesia Harumkan Nama Bangsa Di ajang Developer Google.
Adalah Muhammad Kaisar Arkhan dari FOSSASIA, Raefaldhi Amartya Junior dari Haiku dan Scott Moses Sunarto dari Moving Blocks yang berhasil menjadi yang terbaik dalam ajang yang di ikuti oleh ribuan peserta dari berbagai belahan dunia tersebut.

GCI adalah kompetisi game developer online yang ditujukan kepada semua siswa berumur 13-17 tahun. Dalam kontes berskala global ini, terdapat 34 remaja yang berhasil menyelesaikan 842 tugas dari GCI 2016. Menariknya, 3 dari 34 remaja tersebut datang dari Indonesia.

Ketiganya tidak sekadar menang, mereka juga berhasil unggul dari beberapa pemenang lain yang datang dari berbagai negara, seperti Romania, India, Rusia, Hong Kong, Singapura, Kamerun, Uruguay, Polandia, Inggris, Jerman dan Amerika Serikat.

Reancanya para pemenang ini akan diajak untuk datang ke Google Campus selama 4 hari pada musim panas ini. Dalam acara itu, mereka bisa bertemu dengan para teknisi Google.

Sementara 51 orang finalis GCI akan mendapatkan sertifikat digital, kaus GCI dan sweatshirt eksklusif. Salah satu tujuan dari GCI adalah untuk mencari generasi muda yang tertarik dengan pemprograman.

Muhammand Kaisar Arkhan dan Raefaldhi Amartya Junior berhasil menjadi pemenang utama dalam GCI. Keduanya merupakan peserta dari kontes Besut Kode tingkat SMA.

Artikel Lainnya:

Besut Kode sendiri adalah program mentoring-kompetisi coding skala nasional untuk tingkat SMA dan Universitas yang diadakan oleh Wikimedia Indonesia. (andra/sc)

PlayStation Dan Xbox Gaming Forum Di Hack, 2,5 Juta Akun Gamer Bocor.

satucode[dot]com. Anda seorang Gamer pengguna PlayStation Dan Xbox ? Sering nongkrong di forum mereka untuk dapat info ?. Kini anda nampaknya harus segera melakukan pengecekan akun anda di kedua forum tersebut. 

PlayStation Dan Xbox Gaming Forum Di Hack, 2,5 Juta Akun Gamer Bocor.
PlayStation Dan Xbox Gaming Forum Di Hack, 2,5 Juta Akun Gamer Bocor.
Pasalnya laporan terbaru dari peneliti keamanan internet Troy Hunt pendiri dari situs haveibeenpwned.com mengatakan jika ada indikasi peretasan terhadap dua forum tersebut. 

Belum jelas siapa dalang di balik aksi ini namun menurut Hunt peretasan itu sudah terjadi sejak 2015 silam.Di lansir dari harian Inggris The Sun lebih lanjut Hunt menjelaskan jika sebagian besar akun yang berisi username,email,password dan informasi sensitif lainnya di percaya telah di perjual belikan di pasar dark web.

Kedua situs forum tersebut merupakan situs populer bagi para gamer untuk berburu file download maupun update file bagi game mereka,

Aksi peretasan yang menyasar situs forum memang marak terjadi tahun tahun terakhir. Motif peretas yang menganggap jika situs forum menyimpan database informasi pengguna dalam jumlah banyak menjadi salah satu alasan para peretas melakukan aksi kejahatan tersebut.

Baca Juga :

Jadi untuk anda para Gamer yang merasa mempunyai akun di kedua forum tersebut sangat di sarankan untuk segera melakukan pengecekan dan menganti seluruh passsword yang anda gunakan.(andra/sc)

Perkenalkan, Lego Life Media Sosial Khusus Untuk Anak Anak.

satucode[dot]com. Tidak dapat di pungkiri jika kehadiran media sosial dalam beberapa tahun terakhir ini telah terjadi semacam fenomena yang cukup mengkhawatirkan. Media sosial yang sedianya di gunakan untuk berinteraksi dengan orang lain melalui kanal internet telah bergeser menjadi ajang saling fitnah, penyeberan hoax juga sebagai ajang penyebaran informasi dengan konten dewasa.

Perkenalkan, Lego Life Media Sosial Khusus Untuk Anak Anak.
Perkenalkan, Lego Life Media Sosial Khusus Untuk Anak Anak.
Mungkin itu salah satu yang menginspirasi Perusahaan mainan anak, LEGO untuk membuat sebuah media sosaial khusus untuk anak-anak.Setelah bertahun-tahun menjamu anak-anak lewat mainan bongkar pasang dunia nyata, kini LEGO meluncurkan media sosial mereka untuk anak-anak 5 sampai 13 tahun bernama LEGO Life.

Media sosial ini diklaim aman sebab sama sekali tidak menampakkan kehidupan pribadi dari si anak dan bermuatan positif. Bagaimana bisa? Pertama, Lego ID yang terhubung media sosial LEGO Life membutuhkan izin orang tua lewat Lego ID account yang dibuat bersama-sama.

Untuk akun anak, tidak akan ditemukan foto asli anak sama sekali. Foto profil yang digunakan adalah alter-ego atau avatar berbentuk LEGO. Anak bisa menghiasnya sendiri, menambahkan aksesoris spesifik seperti baju, sepatu, jam tangan, juga ekspresi wajah dan mood sesuai kehendak mereka.

Kemudian aktivitas jejaring sosial seperti share, comment, like dan follow layaknya Facebook, Twitter atau Instagram memang ada, tetapi anak hanya boleh membagikan aktivitas bermain LEGO atau hasil karya LEGO mereka. Mereka juga dimungkinkan untuk mengedit gambar dan berkreasi semaksimal mungkin untuk mempercantik foto LEGO mereka. Setelah itu boleh like, comment dan follow akun teman lain yang dianggap punya LEGO yang keren.

Selain itu, LEGO Life mempunyai fitur challenge dengan beberapa permainan positif. Misalnya tantangan membangun LEGO, menghias LEGO, atau kuis yang menambah pengetahuan
.
Perkenalkan, Lego Life Media Sosial Khusus Untuk Anak Anak.

Setelah akrab dengan dunia mainan anak selama 70 tahun, inovasi LEGO di bidang internet ini memang patut diapresiasi. Sebab, LEGO Life menjadi alternatif media sosial bagi anak untuk berkomunikasi dengan sesamanya, sekaligus menjaga anak dari dampak sosial media mainstream. 

Namun Sayangnya, LEGO Life belum menambahkan fitur Bahasa Indonesia di dalamnya. Negara terdekat seperti Malaysia pun masih belum tersedia, hanya bisa menggunakan Bahasa Inggris. Jadi mungkin akan kesusahan bila di keluarga, anak tidak terbiasa menggunakan Bahasa Inggris. Tetapi bila ingin sekaligus belajar berbahasa Inggris, tak ada salahnya mencoba LEGO Life.


Berdoa saja supaya jejaring sosial anak ini bisa mendunia. Sehingga dampak positifnya bisa dirasakan banyak anak-anak seluruh dunia.(andra/sc).
 

Minggu, 29 Januari 2017

Sistem Operasi Linux Anda Bebas Virus ? Itu Hanya Mitos. Ini Buktinya !

satucode[dot]com. Selama ini Sistem operasi berbasis linux selalu di klaim sebagai sistem operasi yang aman dari virus,trojan maupun malware. Namun kini nampaknya para pengguna opensource ini sedikit waspada dengan keberadaan trojan yang kini sedang marak menjangkiti perangkat bersistem operasi linux.

Sistem Operasi Linux Anda Bebas Virus ? Itu Hanya Mitos. Ini Buktinya !
Sistem Operasi Linux Anda Bebas Virus ? Itu Hanya Mitos. Ini Buktinya !
Dilansir dari THN sebuah trojan yang di beri label Linux.Proxy.10 tercatat telah menginfeksi ribuan perangkat berbasis linux. Trojan ini pertama kali di temukan pada akhir 2016 lalu oleh peneliti kemanan digital dari perusahaan keamanan Rusia Doctor Web, yang di yakini hingga januari ini masih ada dan terus menjangkiti ribuan perangkat berbasis linux lainnya.

Lebih lanjut di jelaskan oleh para peneliti, malware itu sendiri tidak termasuk modul eksploitasi untuk masuk kembali ke mesin Linux.Para penyerang menggunakan Trojan dan teknik lain account login baru pada perangkat berbasis linux dengan menggunakan username sebagai " mother " dan password sebagai " fucker ." Setelah backdoor terpasang penyerang kemudian login ke perangkat mereka secara remote  melalui protokol SSH dan menginstal server proxy Socks5 menggunakan malware Linux.Proxy.10  ke dalam perangkat korban.

Menurut perusahaan keamanan, malware Linux ini sama sekali tidak canggih karena menggunakan sourcecode freeware dari Satanic Socks Server untuk setup proxy.Selain itu, server yang sama milik penjahat dunia maya yang mendistribusikan malware Linux.Proxy.10 ini juga berisi host panel kontrol dari perangkat lunak komputer Spy-Agent dan malware untuk Windows yang dikenal berasalan dari jenis Spyware Trojan, yang sering disebut sebagai BackDoor.TeamViewer .

Ini bukan pertama kalinya ketika seperti malware Linux telah ditemukan.Lebih dari setahun yang lalu, peneliti keamanan ESET menemukan sebuah malware yang sama, dijuluki Moose , yang juga memiliki kemampuan untuk mengubah perangkat Linux ke server proxy yang kemudian digunakan untuk meluncurkan bot dari akun palsu di jaringan media sosial, termasuk Instagram, dan Twitter.

Artikel Terkait:
Pengguna Linux dan administrator dianjurkan untuk memperketat keamanan SSH dengan membatasi atau menonaktifkan akses root remote melalui SSH, dan untuk mengetahui apakah sistem Anda telah terinfeksi, di sarankan untuk mengecek user pada pada perangkat anda apakah ada user baru yang sekiranya anda tidak membuatnya.(andra/sc)