Selasa, 18 April 2017

Di Beri Nama IDOS, Pabrikan Advan Mulai Kenalkan OS Buatan Mereka Sendiri Ke Publik

satucode[dot]com. Geliat perkembangan teknologi selular di tanah air akhir akhir ini mulai menunjukan tren peningkatan yang cukup signifikan. Banyak pabrikan di dunia smartphone mulai menjadikan Indonesia sebagai pangsa pasar yang menggiurkan. 
Di Beri Nama IDOS, Pabrikan Advan Mulai Kenalkan OS Buatan Mereka Sendiri Ke Publik
Di Beri Nama IDOS, Pabrikan Advan Mulai Kenalkan OS Buatan Mereka Sendiri Ke Publik
Advan, sebagai salah satu brand lokal rupanya tak mau ketingglan ikut bertarung dengan para brand impor,bahkan demi menigkatkan kualitasnya Advan mulai unjuk kebolehan dengan memperkenalkan sistem operasi buatan mereka sendiri yang di beri nama IDOS (indoenesian operating system)

Sistem Operasi ini merupakan rebuild dari sistem operasi berbasis Android 6.0 Marhsmallow,yang di desain ulang olah para insinyur di pabrikan advan sehingga lebih pas di gunakan khusus untuk ponsel ponsel keluaran Advan. Beberapa fitur bawaan Android M di hilangkan dan di ganti dengan sejumlah fitur baru demi memanjakan para penggunanya.

Salah satu fitur yang jadi andalan dari sistem operasi IDOS ini adalah fitur anti kepo nya, di sebut demikian karena fitur ini berfungsi sebagai lapisan keamanan tambahan di mana ketika ada orang yang iseng mengambil ponsel anda kemudian mencoba membuka password smartphone anda maka secara otomatis kamera depan akan memotret wajah si pemegang ponsel ketika mereka salah memasukan password sebanyak tiga kali secara berturut-turut.

Di samping itu IDOS juga menerapkan sistem Encrypt untuk semua lalu lintas data yang keluar masuk sehingga di klaim lebih aman."Jadi bagi pengguna yang suka melakukan transaksi pembelian, atau membuka layanan perbankan akan lebih aman," jelas Tjandra Lianto, Direktur Marketing Advan, seperti di lansir dari detikcom Senin (17/4/2017). Namun pihak Advan sejauh ini masih enggan menjelaskan bagaimana proses enkripsi terhadap perangkat buatan mereka yang menggunakan sistem operasi IDOS.

Terdapat pula fitur shake to shot untuk membuka menu kamera, shake to play untuk mengganti lagu, serta QR Scan ID, yang memungkinkan kontak tersimpan dibuatkan QR code. Dengan begitu ketika ada relasi yang meminta nomor telepon seseorang, tinggal tunjukkan QR code untuk di-scan serta masih banyak lagi fitur-fitur canggih yang mereka benamkan pada sistem operasi IDOS besutan mereka.
Namun sayangnya hanya ponsel Advan type G1 yang bisa merasakan sistem operasi IDOS ini. Hal ini di karenakan IDOS memerlukan spesifikasi smartphone yang memiliki RAM 3 GB dan sistem operasi Marshmallow. Karena saat ini hanya G1 yang telah mendukung spesifikasi tersebut maka smartphone di bawahnya tak akan mendukung.Para pemilik ponsel Advan type G1 di persilahkan datang sendiri kegerai service resmi Advan untuk melakukan update.(andra/sc)

Senin, 17 April 2017

Penemu Internet, Robert William Taylor Meninggal Dunia

satucode[dot]com. 85 tahun yang lalu tepatnya 10 Februari 1932 di Dallas , Texas , Amerika Serikat telah lahir seorang bayi laki laki yang kelak kemudian namanya akan melegenda dan di kenal sebagai salah satu orang paling penting di dunia teknologi komunikasi internet saat ini. Robert William Taylor, atau biasa di panggil Bob Taylor merupakan seorang yang pertama kali menemukan internet pada 50 tahun silam hingga akhirnya kini ia di juluki sebagai Bapak Internet atas penemuanya tersebut.

Penemu Internet, Robert William Taylor
Penemu Internet, Robert William Taylor Meninggal Dunia
Risetnya tentang Internet di mulai ketika ia mulai bekerja menjadi seorang peneliti di Advanced Research Project Agency atau ARPA pada tahun 1960. Bersama sama dengan Bill Duvall di Stanford, Len Kleinrock di UCLA, dan seorang programmer berusia 21 tahun bernama Charley Kline menggunakan tiga perangkat terminal komputer secara terpisah.

Mereka mulai mengembangkan riset mereka tentang teknologi yang bisa menghubungkan orang-orang meski hanya duduk di depan komputer.Setiap terminal yang terkoneksi ke komputer yang berbeda, digunakan untuk berkomunikasi dengan rekannya yang berada di Universitas Berkeley, MIT, UCLA, dan Stanford.

"Untuk berhubungan dengan seseorang di Santa Monica melalui komputer, saya duduk di depan terminal, tetapi untuk melakukan hal yang sama dengan seseorang di Massachusetts, saya harus berdiri dan berpindah ke terminal lainnya," ungkap Taylor saat itu. 

Atas jasanya bagi perkembangan teknologi Internet,Robert W. Taylor pun sempat mendapatkan penghargaan dari Presiden Amerika Serikat ke 42 Bill Clinton. Ia berhak atas medali kehormatan National Medal of Technology. Namun sayangnya, Taylor enggan mengambil piagam penghargaan tersebut dengan alasan yang ia sendiri yang tahu.
Teknologi yang kemudian kita kenal dengan sebutan internet telah menjadi sejarah peradaban manusia saat ini. Namun kini sang Bapak Internet telah tiada, Beliau meninggal di kediamannya Woodside, California pada 13 April 2017 akibat penyakit parkinson yang di deritanya. Tutup usia pada 85 tahun Robert W. Taylor meninggalkan tiga orang anak Derek, Erik, dan Kurt Taylor. 

Selamat jalan Mr.Robert ,selamat jalan Bapak Internet.(andra/sc)

Minggu, 16 April 2017

Membanggakan,Mahasiswa Indonesia Jadi Juara Kontes Robot Di Amerika Serikat 2017

satucode[dot]com. Kiprah Indonesia di dunia prototype robotika tidak bisa di pandang sebelah mata. Kini keberadaan Indonesia mulai di perhitungkan di kancah internasional melalui karya karya robot yang di desain oleh perwakilan mahasiswa indonesia yang ikut dalam kejuaraan kontes robot internasional yang di selenggarakan oleh Trinity Collage, USA pada awal april 2017 lalu.
Membanggakan,Mahasiswa Indonesia Jadi Juara Kontes Robot Di Amerika Serikat 2017
Membanggakan,Mahasiswa Indonesia Jadi Juara Kontes Robot Di Amerika Serikat 2017 (source:pens.ac.id)
Dalam ajang Trinity College Fire Fighting Home Robot Contest (TCFFHRC) yang diikuti tujuh negara tersebut, Indonesia mengirimkan 2 wakil dari Politeknik Elektronik Negeri Surabaya (PENS) dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Hebatnya tim PENS memperoleh raihan maksimal dengan perolehan medali yang di dapat dengan manjadi juara satu, dua, dan tiga dalam kategori robot pemadam api beroda. Selain itu, mereka juga menjadi juara tiga untuk kategori robot pemadam api berkaki.

Sementara itu untuk perwakilan dari tim UMM meraih juara satu kategori robot pemadam api berkaki dan menjadi juara dua kategori robot pemadam api berkaki. Perwakilan mahasiswa dari UMM juga mendapat gelar juara poster terbaik. Atas hasil yang di capai oleh kedua Univeritas asal Jawa Timur tersebut, menempatkan Indonesia sebagai juara umum kontes robot yang di ikuti oleh Kanada, China, Israel, Portugal, Uni Emirat Arab dan  tuan rumah AS.

Di lansir dari antaranews, Imam Fatoni salah satu peserta dari tim UMM mengatakan jika perjuangan mereka untuk mearaih gelar terbaik tidaklah mudah. Bahkan mereka harus berjuangan mengatasi permasalahan serius hanya 2 jam sebelum pertandingan di mulai.

" Suhu berubah drastis membuat motor pompa bocor. Padahal, dua jam sebelum bertanding. Akhirnya, bagaimana caranya robot bisa berjalan. Kami bersihkan dan yang sempat rusak pompa juara dua kategori robot berkaki, " Jelas mahasiswa Prodi S-1 (Program Studi Strata Satu) Elektro Unversitas Muhammadiyah Malang semester VI tersebut.

Sebagai kompensasi atas keberhasilan mahasiswanya menjadi juara di ajang kontes robot internasional tersebut, Rektor UMM Drs Fauzan M.Pd mengatakan akan membebaskan mahasiswa berprestasi tersebut dari biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) serta memperoleh insentif individu.

Di samping itu tiap-tiap anggota tim juga dibebaskan dari tugas akhir dan sejumlah mata kuliah yang ekuivalen, seperti Robotika, Mekatronika, dan Micro Controller,namun dengan catatan mereka (tim juara robot) tetap diminta mengembangkan konsepnya dan dirancang agar bisa sampai pada industrialisasi robot.
Kedepan semoga akan ada lebih banyak lagi pemuda pemuda Indonesia yang mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. (andra/sc)

Jumat, 14 April 2017

Cek Daftar Apk Android Anda, Jika Ada Apk Berikut Segera Hapus.Karena Terdapat Malware Di Dalamnya

satucode[dot]com. Google PlayStore adalah salah satu market aplikasi resmi khusus untuk pengguna smartphone dengan sistem operasi android. Terdapat beragam aplikasi di dalamnya yang bisa anda unduh secara free maupun berbayar. Meskipun resmi,namun tidak menutup kemungkinan jika aplikasi yang terdapat di dalamnya di susupi malware oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Cek Daftar Apk Android Anda, Jika Ada Apk Berikut Segera Hapus.Karena Terdapat Malware Di Dalamnya
Cek Daftar Apk Android Anda, Jika Ada Apk Berikut Segera Hapus.Karena Terdapat Malware Di Dalamnya
Jika anda pernah menginstal aplikasi berikut kami sarankan untuk segera menghapusnya. Di beri nama Funny Videos 2017 aplikasi ini sebenarnya hanya sebuah aplikasi biasa yang di gunakan untuk menonton sejumlah video lucu dan konyol yang terdapat di dalamnya. Namun siapa sangka di balik tampilannya yang sederhana terdapat malware yang cukup berbahaya yang bisa mencuri seluruh identitas online perbankan anda.

Peneliti keamanan internet Niels Croese, dari perusahaan Security BV melalui postingan blognya menjelaskan,jika aplikasi Funny Videos 2017 ini telah di download kurang lebih sebanyak 5 ribu kali melalui playstore. Pada dasarnya aplikasi Funny Videos 2017 hanyalah sebuah aplikasi pemutar video biasa dengan kontent video lucu ,namun di balik latar aplikasi ini menyimpan sejenis trojan perbankan yang menargetkan kurang lebih 420 jaringan perbankan di seluruh dunia.

Trojan perbankan yang baru ditemukan ini bekerja layaknya malware perbankan lainnya yang sudah banyak beredar, namun dua hal yang membuatnya berbeda dari yang lain adalah kemampuannya untuk menargetkan korban serta penggunaan alat DexProtector untuk menyamarkan kode aplikasi. 

Bagaimana Malware Ini Bekerja

Dijuluki BankBot, trojan perbankan ini menargetkan pelanggan perbankan lebih dari 420 bank di seluruh dunia, termasuk Citibank, ING, dan beberapa Bank baru, seperti ABN, Rabobank, ASN, Regiobank, dan masih banyak lagi. Menurut Croese, Malware ini bekerja ketika anda mulai membuka aplikasi ini untuk menonton video lucu di dalamnya.

BankBot adalah malware mobile banking yang terlihat seperti aplikasi sederhana lainnya. Ketika anda mulai menginstall aplikasi yang di domplengi malware ini maka  trojan yang terdapat di dalamnya dapat mencegat SMS dan display overlays  untuk mencuri informasi perbankan di smartphone anda.
Sementara itu pihak Google langsung sigap dengen segera mengahapus dan memblokir aplikasi terkait di PlayStore. Namun karena aplikasi ini sudah terlanjur beredar luas di sarankan para pengguna smartphone dengan sistem operasi android untuk mengecek aplikasi yang terinstall di daftar aplikasi mereka. Untuk informasi lengkap tentang malware ini anda bisa mengunjungi link berikut.(andra/sc)

Kamis, 13 April 2017

Hacker Meretas Sistem Peringatan Dini Bencana,Seluruh Warga Kota Panik.

satucode[dot]com. Layaknya adegan dalam film Die Hard, Live Free or Die Hard yang bercerita tentang ancaman hacker terhadap infrastruktur negara dengan konsep fire sale, hacker yang belum di ketahui identitasnya ini meretas sistem peringatan dini bencana di kota Dallas,Texas Amerika serikat dan membuat panik seluruh warga kota.

Hacker Meretas Sistem Peringatan Dini Bencana,Seluruh Warga Kota Panik.
Hacker Meretas Sistem Peringatan Dini Bencana,Seluruh Warga Kota Panik.
Dalam sinema tersebut terdapat adegan dimana hacker meretas sistem peringatan terhadap ancaman bahaya virus antrax di Gedung Putih,sehingga membuat seluruh isi gedung menjadi panik. Dalam kehidupan nyata adegan itu benar benar terjadi. Pada 10 April 2017 lalu seluruh warga kota Texas di buat panik dengan raungan sirine yang terus berbunyi selama lebih dari satu jam. 

Sekitar pukul 22.40,ketika seluruh warga kota yang sebagian besar tengah beristirahat langsung berhambuaran keluar rumah begitu tanda bahaya tersebut berbunyi.Sirine yang sedianya sebagai sinyal tanda bahaya akan datangnya bencana angin tornado, terus menerus berbunyi setiap 15 menit sekali salama lebih dari satu jam.

Menyadari kehebohan tersebut,pejabat kota setempat dengan sigap mengumumkan jika itu adalah pertanda palsu yang di sebabkan oleh kesalahan teknis dan menyarankan warga kota untuk tetap tenang karena tidak ada situasi darurat apapun. Namun sistem panggilan darurat 911 tetap di banjiri oleh sekitar 4.400 panggilan telepon oleh warga yang panik.

Di lansir dari Dallas Morning News(08/04/2017),Rocky Vaz, director of Dallas Office of Emergency Management (OEM) mengatakan jika semua kepanikan warga tersebut di picu oleh ulah peretas yang meretas sistem peringatan dini bencana tersebut. Sekitar 156 sirine di seluruh kota mengeluarkan suara peringatan yang terus menerus sebelum akhirnya di matikan dengan paksa oleh otoritas berwenang.
Ini bukanlah kejadian pertama warga Dallas menjadi korban kejahilan peretas. Pada 2016 lalu peretas juga di ketahui meretas sejumlah trafic sign atau sinyal lalu lintas kota dan membuat para pengendara menjadi kebingungan.(andra/sc)