Minggu, 30 Oktober 2016

Terungkap, Ini Alat Yang Di Gunakan Oleh Para Hacker Untuk Meretas Drone.

satucode[dot]com. Penggunaan dan pengembangan teknologi drone muncul sejak awal abad 19, sebelum perang dunia I. Pada saat itu, terjadi pertempuran antara Austria melawan kota Venesia, Italia. Austria yang menguasai mayoritas wilayah Italia meluncurkan ratusan balon dari kapal Austria Vulcano. Balon - balon tersebut pun berhasil mengenai target, walaupun beberapa diantaranya justru meleset berubah arah karena tertiup angin dan malah meledak di perbatasan Austria dan Italia.

Kemudian, pada 8 November 1898, Nicolas Tesla, penemu AS keturunan Serbia mematenkan remote control atau pengendali jarak jauh temuannya. Remote control ini menjadi dasar ilmu robotik kontemporer. Tesla membuat kapal dan balon yang bisa dikendalikan dari jarak jauh.

Terungkap, Ini Alat Yang Di Gunakan Oleh Para Hacker Untuk Meretas Drone.
Terungkap, Ini Alat Yang Di Gunakan Oleh Para Hacker Untuk Meretas Drone.

Namun kini istilah drone tidak lagi mengacu pada penamaan istilah dalam dunia kemiliteran saja. Drone kini menjadi salah satu gadget yang cukup populer untuk kalangan berduit. Penggunaan drone tidak lagi hanya sebatas sebagai pesawat tanpa awak yang berfungsi sebagai pesawat pengintai atau sejenisnya,namun kini drone sudah menjadi barang mainan mewah yang bisa di gunakan untuk sebagai sarana pengambilan anggle foto atau video dari atas.

Quadcopter atau yang umumnya orang di Indonesia lebih sering menyebutnya drone belakangan ini menjadi sangat populer karena distribusi dan penjualannya semakin meluas ditambah dengan ketersediaan berbagai jenis dan varian produknya. Namun tahukah anda jika sebenarnya drone yang anda terbangkan itu bisa di retas ?. Berikut penjelasannya.

Sebuah Perangkat Kecil Yang Menakutkan

Menurut laporan dari Ars Technica, seperti di lansir dari beritateknologi.com pada konferensi keamanan PacSec di Tokyo 27 oktober 2016 lalu, para peneliti menunjukkan bagaimana sebuah perangkat kecil yang mereka ciptakan memungkinkan mereka untuk membajak sebuah pesawat tak berawak dengan mudah pada saat drone terbang dan membuat pilot tak bisa mengendalikan drone tersebut lagi.

Pada dasarnya teknik ini seperti menyita drone dari pilot dan menggunakannya untuk tujuan mereka sendiri, atau hanya untuk menabrakan drone tersebut jika mereka menginginkannya. Hal yang menakutkan adalah bahwa hack ini bekerja pada setiap drone yang menggunakan protokol DSMx, dimana ini sering terdapat pada drone hobi, pesawat, helikopter, mobil, dan bahkan kapal.

Mungkin teknik hacking ini bukan hal yang baru, namun ini merupakan pertama kalinya yang pernah disajikan dalam paket lengkap kepada publik. Kabar baiknya, saat ini perangkat yang digunakan oleh para peneliti dalam demonstrasi tidak tersedia untuk umum, yang berarti tidak semua orang bisa membeli alat ini secara bebas di toko-toko. 


Namun aspek mengkhawatirkan dari temukannya celah keamanan ini  adalah bahwa sekarang teknik hacking tersebut telah terungkap ke publik, dimana para hacker bisa saja mulai mencoba dan melakukan penelitian sendiri untuk mencari tahu cara lain untuk mengeksploitasi protokol DSMx. Kendati hal ini terdengar cukup menakutkan, sisi baiknya adalah bahwa hal itu berpotensi dapat digunakan untuk tindakan yang positif juga, seperti petugas penegak hukum yang bisa menyita drone nakal yang terbang di area terlarang untuk drone.(andra/sc)
  
Jangan Lewatkan :

Sabtu, 29 Oktober 2016

Begini Cara Tim Cyber Crime Kepolisian Melacak Akun Anonim Di Media Sosial.

satucode[dot]com. Maraknya kasus kejahatan digital maupun aksi cyber bullying lewat sosial media kian sering terjadi. Dalam beberapa kasus banyak akun akun sosial media yang tidak menggunakan identitas asli alias anonim. Banyak pihak yang merasa sedikit risih dan khawatir terhadap keberadaan akun akun anonim di media sosial ini. Pasalnya, akun-akun ini kerap dijadikan cara untuk “mendiskreditkan” dan memeras seseorang. Mungkin di antara pembaca sekalian masih ingat dengan akun @TrioMacan2000 yang cukup populer di Twitter. Si pemilik akun diduga melakukan upaya pemerasan terhadap seorang pejabat di Telkomsel dengan akun anonim lainnya, @denjaka dan @berantas3.

Begini Cara Tim Cyber Crime Kepolisian Melacak Akun Anonim Di Media Sosial.

Menarik untuk di simak mengingat sekarang sedang musim Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) banyak akun akun anonim media sosial baru bermunculan. Kemunculan akun akun anonim ini biasanya bertujuan untuk mendukung atau menjelek jelekan pasangan calon tertentu. Bahkan dalam beberapa kejadian, kasus pencemaran nama baik lewat dunia maya menggunakan media sosial sudah mendapat perhatian serius dari pihak berwajib dengan di laporkannya akun akun media sosial yang di duga melakukan hate speech di ranah cyber.

Lalu, bagaimana sebenarnya cara penyidik melacak akun dan membuktikan pemilik akun-akun anonim itu?

Kepala Divisi Hukum Indonesia Cyber Law Community (ICLC) Josua Sitompul menjelaskan sebenarnya ada beberapa cara untuk melacak seseorang sebagai pemilik atau admin akun anonim itu.

Pertama, melihat dari kesesuaian pola tulisannya. “Kan kadang-kadang ada orang yang membuat satu tulisan itu sangat spesifik. Misalnya, kalau saya ngomong thanks itu ‘tks’, orang lain ‘tx’. Atau mungkin juga dari pola tulisannya yang lain,” jelas Josua seperti di lansir dari hukumonline.com

Kesesuaian pola tulisan tersebut dapat dilihat dengan cara membandingkan konten yang ada di dalam akun anonim dengan konten yang ada di blog atau website resmi milik orang tersebut, lanjutnya.

Kedua, jelas Josua, pelacakan yang paling akurat adalah melalui pencarian IP address si pelaku. Namun, untuk kasus-kasus jejaring sosial seperti facebook dan twitter, pelacakan IP address susah untuk didapatkan. “Itu (media sosial,-red) kan servernya ada di Amerika, jadi kita itu akan memiliki kesulitan yang signifikan untuk minta IP ke mereka,” ujarnya.

Josua menceritakan pernah memiliki pengalaman yang cukup panjang ketika meminta IP address kepada salah satu media sosial. Disampaikannya, untuk mendapatkan IP address, pemohon harus memenuhi hukum yang berlaku di Amerika. Hal ini lah yang dirasa tidak mudah.

Apalagi, lanjut Josua, birokrasi di sana  juga tidak mudah. “Untuk memohonkan IP address itu, kita harus berkoordinasi dengan kedutaan negara pemilik server. Kemudian, kedutaan juga akan melihat kasus apa yang dimiliki dan seberapa signifikan kasus tersebut,” jelasnya.

“Secara spesifik kalau seandainya kasus ini berhubungan dengan penghinaan, terdapat perbedaan mendasar pada freedom of speech (kebebasan berpendapat). Kebebasan mereka (hukum di Amerika,-red) berbeda dengan kebebasan berekspresi kita. Mereka kalau yang saya lihat jauh lebih tinggi, maksudnya mereka itu lebih memberikan kebebasan untuk mengeluarkan kata-kata yang mungkin di dalam kondisi kita itu adalah termasuk penghinaan,” tuturnya.
Dalam kasus pemilik akun @TrioMacan2000, Josua mengatakan tidak memiliki cukup informasi untuk menilai apa yang paling berat bagi jaksa untuk membuktikan kasus yang sangat erat dengan digital forensic ini.

“Tapi yang menjadi masalah, ketika kita berbicara mengenai pembuktian secara elektronik ya tentunya yang harus dilihat kan siapa yang benar-benar melakukan perbuatan itu secara faktual,” ucap Josua.

Proses Identifikasi, Dan Analisa Barang Bukti

Berikut adalah gambaran mengenai proses digital forensik secara umum. Ada beberapa proses yang dilakukan dalam digital forensik, salah satunya adalah identifikasi.

Proses identifikasi dilakukan untuk memeriksa dengan seksama barang atau sistem elektronik yang mengandung informasi atau dokumen elektronik yang dapat dijadikan alat bukti.Meski begitu, untuk membuktikan kasus ini, bukan berarti hanya bergantung pada alat bukti elektronik.

Dalam kasus cyber crime  tidak selalu menekankan pada alat bukti elektronik semata. Pembuktian-pembuktian yang konvensional, serta alat bukti-alat bukti yang konvensional yang terdapat dalam Pasal 184 KUHAP, juga masih sangat relevan untuk digunakan.

Artikel Menarik Lainnya:
Untuk itu bagi pembaca setia satucode[dot]com untuk lebih berhati hati lagi menggunakan akun media sosialnya agar bisa terhindar dari berurusan dengan hukum hanya gara-gara tidak bisa mengontrol perkataan kita di media sosial dan menyinggung perasaan orang lain.(andra/sc)

Kamis, 27 Oktober 2016

Tidak Seaman Yang Di Tawarkan, Ternyata Beberapa Produk Apple Rentan Serangan Hacker.

satucode[dot]com.  Setelah sebelumnya ramai pemberitaan jika System Operasi milik iPhone bisa di tembus, kini kembali santer beredar kabar jika beberapa produk keluaran Apple inc rentan terhadap serangan oleh para peretas. Beberapa Produk Apple yang sudah IOT (internet of things) salah satunya adalah Apple Tv di kabarkan menjadi target serangan yang memanfaatkan kelemahan pada sistem mereka.

Tidak Seaman Yang Di Tawarkan, Ternyata Beberapa Produk Apple Rentan Serangan Hakcer.
Tidak Seaman Yang Di Tawarkan, Ternyata Beberapa Produk Apple Rentan Serangan Hakcer.

Di mulai dengan kerentanan yang terdapat pada sistem operasi smartphone Apple,iPhone yang menggunakan IOS. Di lansir dari portal hacker kenamaan,thehackernews.com peretas bisa melakukan remote terhadap smartphone anda hanya dengan sebuah file berupa gambar, file PDF maupun file tertentu yang di lampirkan melalui attachment email ataupun  dari situs-situs tertentu.Sama seperti serangan hacker pada umunya, secara teori hacker hanya mengelabui pengguna untuk membuka file JPEG atau bahkan PDF yang bisa pengguna dapatkan melalui lampiran email atau dari sebuah situs web

Setelah file terbuka, sang hacker dapat mengeksekusi kode berbahaya pada perangkat iOS, dimana kode tersebut akan memberikan mereka akses dan dapat mengambil kontrol penuh atas perangkat. Ini berarti bahwa file dan informasi yang tersimpan di dalam perangkat akan dapat diakses dengan mudah oleh hacker.

Namun kabar baiknya adalah kerentanan tersebut telah di tambal oleh phak Apple dengan mengeluarkan rilis terbaru IOS 10.1 mereka pada  25/10/16 lalu. Rilis terbaru ini juga menambal beberapa bug yang terdapat pada IOS sebelumnya serta kurang lebih 11 jenis kerentanan  keamanan dalam firmware untuk iPhone, iPad, dan iPod Touch. 

Pembaruan Keamanan Untuk Mac, Apple Watch, dan AppleTV

Untuk para pengguna Mac disarankan untuk memperbarui sistem mereka untuk MacOS Sierra (10.12.1), yang meliputi perbaikan keamanan kurang lebih 16 jenis kerentanan berdasarkan CVE yang terdaftar.  Kelemahan mencakup (CVE-2016-4673) penanganan bug pada gambar, penolakan layanan (DoS), kesalahan dalam driver kartu grafis Nvidia,serta bug yang memungkinkan pencurian password pengguna dan eksekusi kode jauh (RCE) yang bisa dipicu oleh file font dan file PDF..

Sementara itu, untuk pengguna Apple Watch dianjurkan untuk memperbarui perangkat mereka untuk watchOS 3.1 , yang mencakup perbaikan untuk 8 kelemahan keamanan, termasuk diantaranya adalah 2 kerentanan dalam profil sandbox yang dapat memungkinkan aplikasi pihak ketiga untuk melihat perpustakaan file gambar dan suara tanpa izin. Lalu pengguna AppleTV juga disarankan untuk memperbarui perangkat mereka ke tvOS 10.0.1 , yang meliputi patch untuk 10 kerentanan,salah satunya adalah cacat pada CoreGraphics JPEG.

Jadi sangat di sarankan untuk anda para pengguna produk Apple untuk sesegera mungkin melakukan update beberapa perangkat anda,agar terhindar dari aksi para peretas yang dapat merugikan anda di masa akan datang.(andra/sc)

Artikel Menarik Lainya :

Kamis, 13 Oktober 2016

Ingin Sehat dan Panjang Umur, Mainlah Game Pokemon Go.

satucode[dot]com.Khusus untuk anda para Gamer yang ingin tetap sehat dan memiliki umur panjang, sering-seringlah bermain Game Pokemon Go. Kenapa bisa demikian ? Hal ini bukanlah mengada-ada namun berdasarkan penelitian beberapa ilmuwan kesehatan yang bekerja sama dengan raksasa teknologi Microsoft. Menurut penelitian yang dilakukan Microsoft bersama dengan Universitas Stanford, game buatan Niantic Labs itu bisa membuat umur lebih panjang lho! Enak kan? Bisa bermain sembari memperoleh usia yang lebih lama.

Ingin Sehat dan Panjang Umur, Mainlah Game Pokemon Go.
Ingin Sehat dan Panjang Umur, Mainlah Game Pokemon Go. (ilustrasi)
Para peneliti dari Microsoft dan Universitas Stanford  mempunyai alasan tersendiri yang cukup ilmiah dalam menjelaskan kesimpulan hasil penelitiannya itu. Mereka menjelaskan, jika aktivitas bergerak di luar rumah yang dilakukan oleh para gamer Pokemon Go membuat mereka punya tubuh yang lebih sehat. Microsoft mengatakan, rata-rata gamer Pokemon Go berjalan sebanyak 1.477 langkah setiap harinya.Hal ini tentunya lebih menyehatkan bagi tubuh karena sama saja dengan berolah raga ringan.

Dengan aktivitas yang berjalan yang menyehatkan seperti itu, para peneliti memprediksi kalau setiap gamer bisa mendapatkan umur panjang sebanyak 41 hari setiap kali mereka bermain game Pokemon Go. Kesimpulan ini didapatkan dengan melakukan penelitian terhadap aktivitas 32 ribu orang selama tiga bulan. Microsoft pun menggunakan gelang pintar Microsoft Band untuk bisa merekam segala aktivitas para responden. Anggota tim penelitian dari Universitas Stanford Tim Althoff mengatakan kalau para gamer Pokemon Go mempunyai aktivitas fisik yang bisa membuat tubuh mereka lebih baik. 
Hal ini tentu berbanding terbalik dengan rata-rata gamer pada umumnya.Biasanya seorang gamer hanya menghabiskan waktunya bermain game dangan dengan duduk di dalam ruangan. Sayangnya, hasil penelitian Microsoft ini bakal tidak terlalu diindahkan oleh para gamer Pokemon Go. Terlebih saat ini game Pokemon Go sudah mulai mengalami penurunan popularitas. 

Namun tentunya ini bukan menjadi tolak ukur untuk bisa menjadi acuan seseorang akan berumur panjang atau tidak. Karena pada dasarnya pola hidup sehat dengan mengkomsumsi makanan sehat dan bergizi serta olah yang teratur akan jauh lebih baik untuk kita di banding hanya sekedar bermain Pokemon Go meskipun bisa di jelaskan secara ilmiah.

Jadi keputusan tetap di tangan anda, Ingin tetap sehat sambil bermain game, Bisa jadi game Pokemon Go menjadi salah satu alternativenya. (andra/sc)

Artikel Menarik Lainnya :

Rabu, 12 Oktober 2016

Kini Telah Hadir Media Sosial Khusus Orang Kaya, Biaya Berlangganan 'hanya' 13 Juta Sebulan !

satucode[dot]com. Jika Anda merasa mulai  bosan bermain di jejaring sosial Facebook karena terlalu banyak yang membahas isu politik atau karena banyak akun alay yang bertebaran di daftar pertemanan anda,Mungkin Anda bisa mencoba salah satu jejaring sosial terbaru ini. Jejaring sosial yang di beri nama Rich Kids ini dikhususkan untuk kalangan yang berduit atau anda yang merasa memiliki sesuatu yang eksklusif dan bernilai ekonomis tinggi bisa meningkatkan gengsi anda di mata orang lain.

Kini Telah Hadir Media Sosial Khusus Orang Kaya, Biaya Berlangganan 'hanya' 13 Juta Sebulan !.
Kini Telah Hadir Media Sosial Khusus Orang Kaya, Biaya Berlangganan 'hanya' 13 Juta Sebulan !.
Rich Kids menyebut dirinya sebagai jejaring sosial paling ekslusif yang pernah ada.Bagaimana tidak, Untuk menjadi anggotanya saja, Anda di haruskan membayar biaya berlangganan yang tidak sedikit. Rich Kids mematok harga berlangganan sebesar 1.000 USD atau setara 13 juta rupiah per bulan. “Kalau ini terlalu banyak untuk Anda, ini bukan buat Anda,” tulis Rich Kids dalam situs resmi mereka. 

Lantas apa yang membuat jejaring sosial ini menjadi begitu mahal. Di lansir dari beritateknologi.com, menurut klaim mereka hal yang spesial dari Rich Kids adalah ekslusivitasnya. Pihak Rich Kids menuliskan jikalau semua orang bisa saja dengan mudah dan bebas memiliki akun di Instagram,FB,Twitter atau jejarin sosial lainnya. Namun di sini, hanya orang-orang mampu yang bisa bergabung dengan Rich Kids. Tak hanya itu, mereka juga menuliskan kalau pengguna Rich Kids bakal bisa memperoleh follower ekslusif yang tidak akan bisa dijumpai di Instagram. 

CEO Rich Kids Juraj Ivan mengatakan, layanan jejaring sosial ekslusif yang diluncurkan perusahaannya ini merupakan layanan yang diperuntukkan bagi kegiatan charity atau amal. Ivan mengklaim kalau dana yang mereka peroleh dari Rich Kids bakal ditujukan untuk biaya pendidikan anak-anak miskin.

Baca Juga :
Bagi yang tertarik dengan jejaring sosial Rich Kids ini, bisa bergabung lho. Untuk saat ini, Rich Kids hanya tersedia di appstore atau dengan kata lain hanya anda yg memiliki smartphone iPhone saja yang bisa menjadi member jejariang sosial ini.. Belum ada pemberitahan terbaru terkait keberadaan aplikasi Rich Kids untuk para pengguna perangkat Android. Bagaima, Tertarik untuk mendaftar ? (andra/sc)