satucode[dot]com. Fenomena peretasan akun beberapa platform online shop maupun aplikasi belanja berbasis online kini makin marak terjadi. Setelah beberapa waktu silam heboh dengan beredarnya beberapa akun e-commerce dalam negeri seperti La*ada,T**ope*ia dan beberapa akun e-commerce lainnya yang di perjual belikan di media sosial kini ramai di perbincangkan oleh netizen tentang raibnya beberapa akun pengguna aplikasi Go-Jek yang memiliki saldo atau Go-Pay.
![]() |
| Beredar Isu Server Di Retas, Pihak Go-Jek Langsung Membantahnya. |
Hal itu memicu kekhawatiran para pengguna aplikasi yang identik dengan warna hijau tersebut. Santer beredar rumor di beberapa media massa seperti kaskus maupun postingan beberapa akun media sosial seperti facebook yang mengatakan jika beberapa akun pengguna Go-Jek di kabarkan telah di retas dan saldonya telah di perjual belikan.
Menanggapi kabar tersebut, seperti di lansir dari tekno.kompas.com (24/07/2016) pihak Go-Jek langsung memberikan klarifikasi terkait insiden peretasan beberapa akun milik penggunanya. "Para peretas (hacker) kemudian menemukan bahwa e-mail dan password dari akun-akun tersebut sama dengan yang digunakan di akun-akun Go-Jek,Hal ini dapat terjadi karena banyak pengguna/pemilik akun menggunakan kombinasi e-mail dan password yang sama untuk berbagai akun online," demikian pernyataan resmi yang di keluarkan pihak Go-Jek melalui juru bicaranya.
Baca Juga :
Tips Supaya Tidak Boros Baterai Ketika Bermain Pokemon Go
Berselancar Internet Makin Aman,Kini Firefox Usung Fitur Keamanan Layaknya TOR Browser.
Pernyataan itu seakan mempertegas jika memang tidak terjadi apa-apa terhadap server yang melayani para pengguna aplikasi Go-jek. Hilangnya saldo beberapa Pengguna akun Go-Jek yang menjadi korban peretasan olah para oknum yang tidak bertanggung jawab adalah murni human error para penggunanya. Untuk itu lanjut Juru bicara Go-Jek meminta kepada seluruh pengguna aplikasi gojek untuk segera mereset password mereka dan menggantinya dengan password baru yang berbeda dengan password yang di gunakan untuk login di aplikasi lainnya. Pihak Go-Jek sendiri sudah mengirimkan SMS kepada seluruh pengguna aplikasi besutannya untuk segera mereset password mereka.
Saat ini pihak Go-jek sudah mengembalikan dana atau saldo yang hilang di beberapa penggunanya.Namun pihak Go-Jek terus mewanti-wanti para penggunanya untuk lebih aware terhadap keamanan akunnya serta melakuan penggantian rutin password mereka setidaknya setiap 3 bulan sekali. Lebih lanjut Pihak Go-jek menyarankan kepada setiap pengunanya apabila terjadi kejanggalan atau aktivitas akun yang mencurigakan pada akun milik mereka untuk segera melaprkannya ke pada Pihak Go-Jek melalui email di account@go-jek.com.(andra/sc)
























