Rabu, 13 Juli 2016

Gawat, Smartphone Xiaomi Rentan Terkena Serangan Hacking

satucode[dot]com. Bagi Anda pengguna Smartphone buatan Negeri Tirai bambu, Xiaomi nampaknya harus sedikit cemas dengan kabar ini. Pasalnya telah di temukan celah kerentanan pada smartphone Xiaomi yang masih menggunakan firmware versi 6.0 yang memungkinkan peretas untuk memberi akses penuh pada perangkat anda dengan teknik Remote Code Execution (RCE). 

Gawat, Smartphone Xiaomi Rentan Terkena Serangan Hacking
Gawat, Smartphone Xiaomi Rentan Terkena Serangan Hacking

Demikian laporan yang keluarkan oleh  peneliti dari IBM X-Force, David Kaplan. Kerentanan di maksud terdapat pada sistem operasi Xiaomi yaitu MIUI  firmware versi 6.0. MIUI sendiri adalah singkatan  Mobile Internet UI yang merupakan salah satu varian sistem operasi Android yang dikeluarkan oleh Xiaomi yang merupakan salah satu custom ROM yang dikeluarkan oleh vendor. Lebih lanjut di jelaskan oleh David jika tidak segara di lakukan patching pada smartphone di maksud peretas bisa saja menyerang perangkat anda melalui jaringan publik semisal free wi-fi maupun lewat akses tethering hotspot.
The vulnerability we discovered allows for a man-in-the-middle attacker to execute arbitrary code as the highly privileged Android 'system' user," 
Dalam keterangannya yang di lansir dari thehackernews.com para peneliti menjelaskan lebih rinci perihal kerentanan yang terdapat dalam smartphone Xiaomi tersebut. Setidaknya terdapat empat celah kerentanan yang berhasil di analisis,salah satunya yaitu celah pada default browser bawaan xiomi di mana peretas dapat menyuntikan kode respon JSON yang memaksa perangkat anda untuk melakukan update sistem dan MD5 Hash lalu menggatinya dengan link yang berisi malicious ware yang sudah di siapkan peretas.Hal ini bisa terjadi karena tidak adanya Enkripsi kriptografi pada kode update,sehingga paket analis (com.xiaomi.analytics ) akan mengganti dirinya  dengan paket analis versi peretas yang telah disediakan melalui mekanisme DexClassLoader Android.

Baca Juga:

Menanggapi  isu tersebut pihak Xiaomi sendiri dengan cepat merespon dengan melakukan update pada sistem mereka untuk menambal celah yang di maksud. Untuk itu untuk anda para pengguna smartphone Xiaomi sangat di sarankan untuk segara melakukan Update over the air pada firmware anda ke versi firmware 7.2 guna mencegah hal-hal yang tidak di inginkan.(andra/sc)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar