satucode[dot]com. " jaka sembung bawa golok, gak nyambung goblok". ingatkah anda dengan pantun jenaka yang mendeskripsikan tentang seseorang yang berbicara,berbuat atau bertindak tidak sesuai dengan topik atau keluar dari hal yang semestinya. Mungkin pantun itu juga layak menjadi analogi yang menjabarkan tentang insiden peretasan yang di lakukan oleh sekelompok hacker yang menamakan dirinya PhantomGhost.
Berdalih bersimpati dengan kejadian yang menimpa palestina dan sengketa wilayah antara India dan Pakistan,tentang perebutan wilayah khasmir, kelompok peretas yang notabene adalah gabungan dari beberapa orang dari beberapa belahan dunia melakukan serangkaian serangan terhadap website milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang beralamat di http://lemjiantek.mil.id/. lemjiantek atau Lembaga Pengkajian Teknologi adalah salah satu sekolah atau korps pendidikan dan latihan yang milik TNI AD yang berpusat di daerah Batu,Malang Jawa Timur.
![]() |
| Situs Website Lembaga Pengkajian Teknologi TNI AD Di Hack, Peretas Serukan " Free khasmir dan Palestine". |
Kini ,setelah 11 jam pasca peretasan website yang sehari-hari memuat seluruh informasi dan kegiatan serta agenda pendidikan para calon taruna militer tersebut masih dalam kondisi under attack. Dengan tampilan background bermotif gravity kelompok peretas menampilkan sejumlah pesan
Hacked By PhantomGhost
Free Palestine, Free Kashmir,, Where is your Humanity
Tertera juga di bawahnya beberapa codename yang di duga merupakan anggota dari kelompok peretas tersebut.Peretasan ini di nilai terasa lucu karena motif atau pesan yang ingin di sampaikan oleh kelompok peretas ini serasa tidak ada korelasinya antara kejadian yang menimpa palestina dan khasmir.
Namun,inilah underground semua hal bisa saja terjadi. Berkaca dari beberapa kejadian yang sudah-sudah banyak juga insiden peretasan gak nyambung seperti ini yang sudah sering kali kita lihat. Namun sisi positif dari insiden ini adalah masih lemahnya sistem keamanan yang di bangun untuk website milik militer ini. Semoga dengan kejadian ini semakin membuka mata para pengelola untuk lebih meningkatkan lagi sistem yang mereka jaga karena pada dasarnya peretas tidak pernah pandang bulu atas korban-korbannya.(andra/sc)
Namun,inilah underground semua hal bisa saja terjadi. Berkaca dari beberapa kejadian yang sudah-sudah banyak juga insiden peretasan gak nyambung seperti ini yang sudah sering kali kita lihat. Namun sisi positif dari insiden ini adalah masih lemahnya sistem keamanan yang di bangun untuk website milik militer ini. Semoga dengan kejadian ini semakin membuka mata para pengelola untuk lebih meningkatkan lagi sistem yang mereka jaga karena pada dasarnya peretas tidak pernah pandang bulu atas korban-korbannya.(andra/sc)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar