Sabtu, 04 Februari 2017

Hacker Meretas Frekuensi Radio FM Untuk Memprotes Donald Trump

satucode[dot]com.  Hanya berselang dua minggu sejak Donald Trump terpilih menjadi presiden negara adi daya Amerika Serikat, gelombang protes menggema di seluruh penjuru dunia. Hal itu buntut dari kebijakan Trump yang di nilai rasis dan kontroversial.

Hacker Meretas Frekuensi Radio FM Untuk Memprotes Donald Trump
Hacker Meretas Frekuensi Radio FM Untuk Memprotes Donald Trump

Gema protes juga muncul dari kalangan pegiat IT dan beberapa ceo teknologi serta dari beberapa kelompok peretas. Setelah beberapa hari lalu kelompok Hacker paling berpengaruh di dunia Anonymous menyatakan perang terhadap Trump ( baca : Kelompok Hacker Anonymous Nyatakan Perang Terhadap Presiden Terpilih AS Donald Trump ) kini aksi para peretas yang satu ini patut di acungi jempol.

Bukan meretas sistem lewat internet, namun kelompok peretas yang belum di ketahui asalnya ini justru meretas stasiun radio dengan membajak frekuensinya. Beberapa stasiun radion di kawasan amerika serikat seperti Carolina Selatan, Indiana, Texas, Tennessee dan Kentucky di duga telah di sabotase. 

Hal itu di ketahui setelah beberapa statsiun radio tersebut selalu menyiarkan lagu yang sedang hits FDT (f*ck Donal Trump) yang di nyanyikan oleh rapper YG ft Nipsey Hussle secara berulang ulang. Menurut laman https://radioinsight.com beberapa stasiun radio seperti:
  • 105.9 WFBS-LP Salem, S.C.
  • Radio 810 WMGC/96.7 W244CW Murfreesboro TN
  • 101.9 Pirate Seattle
  • 100.9 WCHQ-LP Louisville
  • 100.5 KCGF-LP San Angelo TX
di laporkan telah di sabotase selama kurang lebih selama 1 jam. Belum jelas bagaimana peretas bisa membajak sinyal radio tersebut.

Baca Juga :
Namun beberapa kalangan yang berkompeten mengatakan jika Hacker memperoleh akses ke stasiun radio dengan memanfaatkan kerentanan pada perangkat Barix Exstreamer yang dapat decode kedalam format file audio dan mengirim mereka melalui transmisi LPFM.(andra/sc)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar