Kamis, 16 Maret 2017

Virus Musik, Teknik Meretas Smartphone Terbaru Dengan Gelombang Suara Telah Di Temukan.

satucode[dot]com. Sudah sering kali kita dengar infromasi bahwa smartphone memiliki banyak celah yang bisa di eksploitasi oleh para oknum untuk mengambil alih akses atau mencuri data sensitif penggunanya. Bahkan penyebaran malware yang menargetkan pengguna smarphone sudah jadi tren di kalangan para penjahat cyber seiring dengan bergesernya perilaku manusia modern yang lebih sering online via mobile gadget.
Virus Musik, Tehnik Meretas Smartphone Terbaru Dengan Gelombang Suara Telah Di Temukan.
Virus Musik, Tehnik Meretas Smartphone Terbaru Dengan Gelombang Suara Telah Di Temukan.
Namun temuan terbaru kali ini sungguh di luar dugaan,di lansir dari Gizmodo,para peneliti dari University of Michigan dan University of South Carolina di Amerika Serikat mengungkap fakta mencengangkan. Smartphone canggih kini bisa di retas hanya melalui gelombang suara. 

Memanfaatkan celah pada Accelerometer, yaitu sebuah komponen yang terdapat pada smartphone yang berfungsi mendeteksi gerakan dan orientasi pada perangkat,para peneliti bisa memanipulasi accelerometer pada gadget sehingga penyerang bisa mengeksekusi aneka perintah pada smartphone.

Tim peneliti menggunakan gelombang suara dengan nada yang didesain khusus untuk menggerakkan komponen mekanik pada accelerometer melalui resonansi. Tujuannya adalah menipu perangkat agar “berpikir” seolah sedang bergerak, padahal sebenarnya tidak demikian.

Kevin Fu, associate professor teknik listrik dan ilmu komputer di University of Michigan dalam paparan hasil penelitian. “Anda bisa menganggapnya semacam virus musik.Mirip dengan penyanyi opera yang bisa memecahkan gelas anggur dengan nada tertentu. Hanya saja, dalam kasus ini kami bisa mengeja kata-kata dan mengirim perintah ke smartphone".

“Kalau sebuah aplikasi ponsel mengandalkan accelerometer untuk menstarter mobil ketika penggunanya menggoyang ponsel, Anda bisa menipu output data accelerometer untuk membuat aplikasi berpikir ponsel sedang digoyangkan,” ujar Timotthy Trippel dari tim peneliti lainnya.


Dalam sebuah video yang mereka unggah di kanal yutube,di perlihatkan bagaimana metode peretasan ini bisa bekerja.Menggunakan  gelang pintar Fitbit yang berfungsi menghitung langkah kaki ketika berolah raga peneliti melakukan simulasi  hacking dengan perintah gelombang suara sehingga menampilkan hasil yang terkesan sedang bergerak meski fitbit dalam kondisi diam.

Penelitian tersebut sekarang masih berupa proof-of-concept saja, untuk menunjukkan bahwa peretasan benar-benar bisa dilakukan lewat gelombang suara. Teknik tersebut juga tak selalu bisa diterapkan di semua accelerometer.Tim peneliti baru menguji efektivitasnya di 20 accelerometer perangkat buatan lima produsen yang terbukti memiliki kelemahan tertentu sehingga bisa di attack dengan metode di atas.
Ini di rasa akan menjadi semacam ancaman serius jika tidak segera di tanggapi oleh pihak yang berkompeten.Terlebih, accelerometer kini banyak dipakai di alat-alat lain semisal drone, pesawat terbang, hingga peralatan medis.Jika tidak segera di tambal di khawatirkan akan di gunakan untuk hal hal yang merugikan bagi orang lain.Untuk hasil riset selengkapnya yang di lakukan oleh para peniliti anda bisa mengunjungi tautan berikut .(andra/sc)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar