Minggu, 23 April 2017

Makin Aman, Sekarang Kartu Kredit Gunakan Sidik Jari Sebagai Pengganti PIN.

satucode[dot]com. Aksi tindak kejahatan penggunaan kartu kredit secara tidak sah saat ini sudah mencapai pada tahap yang mengkhawatirkan. Guna melindungi konsumen dari aksi tindak kejahatan tersebut pihak perbankan biasanya melengkapi fitur kemanan kartu kredit dengan menyertakan Personal Identification Number atau PIN dan fitur OTP atau One Time Password.
Makin Aman, Sekarang Kartu Kredit Gunakan Sidik Jari Sebagai Pengganti PIN.
Makin Aman, Sekarang Kartu Kredit Gunakan Sidik Jari Sebagai Pengganti PIN.
Namun ada kalanya fitur keamanan itu masih bisa di bypass atau di akali oleh oknum pelaku tindak kejahatan digital. Kini uji coba teknologi yang sedang di lakukan mungkin bisa menambah rasa aman para pengguna kartu kredit. Di lansir dari The Telegraph, Sabtu (22/4/2017), Mastercard sebagai salah satu jaringan perbankan yang yang mengeluarkan kartu kredit terbesar di dunia melakukan uji coba penggunaan sensor finger print atau sidik jari pada  kartu kredit yang di lakukan wilayah Afrika Selatan pada sejumlah bank dan pelaku ritel dan akan menyusul ke beberapa negara lainnya.

Dengan menerapkan teknologi ini, pengguna kartu kredit tak perlu lagi repot-repot memasukkan nomor identifikasi pribadi karena kartu kredit tersebut memiliki satu sensor kecil yang dapat memverifikasi sidik jari penggunanya. Hal ini diharapkan dapat menciptakan transaksi yang lebih cepat dan lebih aman. Karena selama ini para pelaku pencurian nomer kartu kredit menggunakan alat skimmer selalu mengincar PIN kartu kredit.

Dalam hal penggunaanya pun cukup mudah, pemilik hanya cukup memegang kartu kredit dan meneka pada bagia yang terdapat sensor sidik jari kemudian menggesekan ke mesin pemcaca. Kemudian, sidik jari itu akan digunakan untuk memvalidasi transaksi tanpa memerlukan PIN.Ini di klaim lebih aman ketimbang harus mesakan PIN secara manual menggunakan tombol angka pada mesin.
Penggunaan sidik jari untuk validasi pembayaran sebetulnya bukan hal baru, termasuk di smartphone. Android Pay dan Apple Pay sudah lebih dulu menerapkannya di sejumlalh negara. Adapun di Indonesia, Google Play sudah memberikan opsi penggunaan sidik jari untuk validasi transaksi.Kedapan kita berharap teknologi ini juga akan di terapkan ke berbagai penyedia layanan kartu kredit lainnya. Sehingga rasa aman para konsumen pengguna kartu kredit lebih terjamin. (andra/sc)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar