satucode[dot]com. Dalam beberapa bulan terakhir ini insiden peretasan terhadap sejumlah akun pengguna jejaring sosial populer marak terjadi.Beberapa platform situs populer seperti LinkedIn, Tumblr, MySpace and VK.com menjadi korban kejahilan peretas serta memperjual belikan akun mereka di pasar gelap darkweb.
Demikian halnya yang terjadi dengan salah satu situs penyedia email gratis paling populer sejagat,Yahoo!. Di lansir dari TheHackerNews seorang peretas dengan code name peace kembali mengobral sebanyak kurang lebih 200 juta akun yang di gunakan untuk login di layanan Yahoo!. Ini adalah peretas yang sama yang menjual akun dari jejaring sosial populer LinkedIn ( baca : Jutaan Akun LinkedIn Di "obral" Di DeepWeb ).
![]() |
| Hacker Jual 200 Juta Akun E-mail Yahoo Di Dark Web |
Dengan estimasi harga 3 bitcoins atau sekitar 25 juta rupiah peretas yang populer dengan sebutan peace_of_mind ini menawarkan kepada siapa saja yang mau menebusnya. Belum di ketahui secara pasti bagaimana peretas bisa mendapatkan informasi krudensial ini, namun di sinyalir ratusan juta akun Yahoo! yang di perjual belikan oleh peace ini adalah database Yahoo! dari tahun 2012 silam.
Pihak Yahoo! sendiri mengakui jika memang terjadi pembobolan terhadap system mereka dan adanya potensi kebocoran database mereka. namun mereka enggan memberikan klarifikasi terkait insiden tersebut guna memastikan keaslian data yang di jual di darkweb. Dalam deskripsi singkatnya peace mengatakan jika database yang bocor tersebut meliputi akun email untuk login, password yang terenkripsi MD5, informasi Negara asal dan kode pos Negara yang umumnya berasal dari Amerika Serikat.
Baca Juga :
Lebih lanjut pihak Yahoo! menghimbau untuk para pengguna layanan mereka agar segera mengganti password mereka sesegara mungkin serta mengaktifkan otentikasi dua faktor guna menghindari hal hal yang tidak di inginkan. DI sarankan untuk menggunakan rangkaian kombinasi password yang sukar di tebak serta menggunakan password yang berbeda untuk setiap akun mereka.(andra/sc)




