satucode[dot]com. Beberapa pekan terakhir netizen pengguna media sosial terutama facebook riuh dengan kehadiran salah satu stiker yang baru saja di keluarkan oleh facebook. Stiker lucu yang identik dengan burung berwarna ungu tersebut selalu menggoyangkan kepala ini sontak menjadi populer di seluruh dunia.
![]() |
| Cerita Unik Di Balik Kisah Stiker Burung Ungu Di Facebook |
Tapi tahukah anda jika ternyata ada kisah unik di balik kemunculan stiker tersebut. Di beri nama Trash Dove stiker kreasi seniman bernama Syd Weiler ini menjadi begitu booming di kalangan pengguna medsos facebook. awalnya ide stiker ini di tawarkan untuk di pakai pada Apple iOS online shop stiker pada appstore.Setelah itu kemudian merambah ke toko stiker Facebook. Hingga pada akhirnya popularitas trash doves meledak di Thailand dan menjalar ke suluruh dunia termasuk Indonesia.
Di Thailand, dalam bahasa Thai untuk trash dove berarti burung nok, yang juga berarti seseorang yang menderita cinta tak berbalas atau yang orang yang sedang putus asa.
Dalam sebuah postingan video yang di unggah ke facebook oleh netizen di Thailand memperlihatkan bagaimana stiker burung ini begitu populer. Video bertajuk แมวเด้ง + นกเด้า fusion ini telah di tonton 4 juta kali dan di bagikan lebih dari 85 ribu netizen. Dalam video tersebut, terdapat burung ungu dan seekor kucing dan bergabung atau fussion sehingga keduanya menyatu. Namun hal itu dinilai seronok dan dikategorikan untuk orang dewasa.
Apa yang mengilhami Syd Weiler untuk membuat Trash Doves.
Weiler mengatakan bahwa dia mendapat ide stiker di Minneapolis. "Saya sedang duduk di tepi kolam. dan ada burung merpati di mana-mana. Saya tidak pernah berpikir tentang merpati sebelumnya. Mereka burung kecil yang lucu. Mereka benar-benar mengkilap, warna-warni, bulu hampir mirip dengan pelangi, tapi kemudia mereka berlenggak-lenggok dan mengais-ngais makanan. Mereka seperti merpati tetapi mereka makan sampah, " jelas weiler.
Weiler mengatakan bahwa dia mendapat ide stiker di Minneapolis. "Saya sedang duduk di tepi kolam. dan ada burung merpati di mana-mana. Saya tidak pernah berpikir tentang merpati sebelumnya. Mereka burung kecil yang lucu. Mereka benar-benar mengkilap, warna-warni, bulu hampir mirip dengan pelangi, tapi kemudia mereka berlenggak-lenggok dan mengais-ngais makanan. Mereka seperti merpati tetapi mereka makan sampah, " jelas weiler.
Namun sedikit di sayangkan kini telah menggema wacana untuk penghapusan stiker ini karena di anggap terlalu mengganggu. Bahka n laman petisi online https://www.change.org/p/remove-trash-dove-from-facebook telah mendapat setidaknya 10 ribu lebih tanda tangan untuk menghapus stiker ini karena di nilai terlalu menggangu.
Jadi bagaimana dengan kamu, setuju tidak jika stiker ini di hapus ? yuk tinggalkan alasanmu di kolom komentar di bawah. (andra/sc)




