Senin, 25 Juli 2016

Beredar Isu Server Di Retas, Pihak Go-Jek Langsung Membantahnya.

satucode[dot]com. Fenomena peretasan akun beberapa platform online shop maupun aplikasi belanja berbasis online kini makin marak terjadi. Setelah beberapa waktu silam heboh dengan beredarnya  beberapa akun e-commerce dalam negeri seperti La*ada,T**ope*ia dan beberapa akun e-commerce lainnya yang di perjual belikan di media sosial  kini ramai di perbincangkan oleh netizen tentang raibnya beberapa akun pengguna aplikasi Go-Jek yang memiliki saldo atau Go-Pay.

Beredar Isu Server Di Retas, Pihak Go-Jek Langsung  Membantahnya.

Hal itu memicu kekhawatiran para pengguna aplikasi yang identik dengan warna hijau tersebut. Santer beredar rumor di beberapa media massa seperti kaskus maupun postingan beberapa akun media sosial seperti facebook yang mengatakan jika beberapa akun pengguna Go-Jek di kabarkan telah di retas dan saldonya telah di perjual belikan.

Menanggapi kabar tersebut, seperti di lansir dari tekno.kompas.com (24/07/2016) pihak Go-Jek langsung memberikan klarifikasi terkait insiden peretasan beberapa akun milik penggunanya. "Para peretas (hacker) kemudian menemukan bahwa e-mail dan password dari akun-akun tersebut sama dengan yang digunakan di akun-akun Go-Jek,Hal ini dapat terjadi karena banyak pengguna/pemilik akun menggunakan kombinasi e-mail dan password yang sama untuk berbagai akun online,"  demikian pernyataan resmi yang di keluarkan pihak Go-Jek melalui juru bicaranya.

Baca Juga :

Pernyataan itu seakan mempertegas jika memang tidak terjadi apa-apa terhadap server yang melayani para pengguna aplikasi Go-jek. Hilangnya saldo beberapa Pengguna akun Go-Jek yang menjadi korban peretasan olah para oknum yang tidak bertanggung jawab adalah murni human error para penggunanya. Untuk itu lanjut Juru bicara Go-Jek meminta kepada seluruh pengguna aplikasi gojek untuk segera mereset password mereka dan menggantinya dengan password baru yang berbeda dengan password yang di gunakan untuk login di aplikasi lainnya. Pihak Go-Jek sendiri sudah mengirimkan SMS kepada seluruh pengguna aplikasi besutannya untuk segera mereset password mereka. 

Saat ini pihak Go-jek sudah mengembalikan dana atau saldo yang hilang di beberapa penggunanya.Namun pihak Go-Jek terus mewanti-wanti para penggunanya untuk lebih aware terhadap keamanan akunnya serta melakuan penggantian rutin password mereka setidaknya setiap 3 bulan sekali. Lebih lanjut Pihak Go-jek menyarankan kepada setiap pengunanya apabila terjadi kejanggalan atau aktivitas akun yang mencurigakan pada akun milik mereka untuk segera melaprkannya ke pada Pihak Go-Jek melalui email di account@go-jek.com.(andra/sc)

Minggu, 24 Juli 2016

Breaking News : Web Mirror Deface zone-h.org Di hack

satucode[dot]com. Senjata makan tuan mungkin menjadi analogi sederhana untuk menjelaskan insiden yang terjadi terhadap website mirror deface paling populer di dunia underground, zone-h.org. Selama ini website yang di kenal sebagai tempat para peretas (defacer : red) mengarsipkan semua web yang sudah mereka hack berubah tampilan pada minggu (24/07/2016). 

Breaking News : Web Mirror Deface zone-h.org Di hack
Breaking News : Web Mirror Deface zone-h.org Di hack

Peretas yang menamakan dirinya  Moroccanwolf  berhasil masuk ke website tersebut kemudian mengupload artikel pada homepage. Namun ketika kita mengunjungi website tersebut selang beberapa detik kemudian akan di redirect ke website lain yang beralamat di https://blog.soundcloud.com/wp-content/takin.htm.


Own3d by Moroccanwolf
We rock ;)
Last Deface
Greetz To : Abdel­lah Elmaghribi — Kuroi’SH — RxR — Gang Dz — V0TR3X


Demikian kata-kata yang terlampir dalam web yang sudah mengarsipkan lebih dari 11.770.251 website tersebut. Tidak ada kalimat yang menunjukan motivasi sang peretas melakukan tindakan itu. Peretas asal negara Maroko dengan codename Moroccanwolf tersebut hingga saat sudah mengarsipkan sekitar 19,727 mirror deface di website zone-h.org yang terdaftar atas nama dia.

Baca Juga :


Zone-h.org sendiri di kenal di kalangan underground sebagai website yang paling populer untuk mengarsipkan mirror deface mereka. bahkan salah satu top defacer dunia asal Indonesia hmei7 juga menjadikan zone-h sebagai tempat untuk mengarsipkan semua hasil "karya"nya.(andra/sc)

Sabtu, 23 Juli 2016

Artem Vaulin, Pendiri Situs Kickass Torrent Di Tangkap Di Polandia

satucode[dot]com. Jika anda pembaca setia satucode yang gemar mengunduh file dari internet tentu sudah tidak asing lagi dengan instilah torrent. Salah satu situs yang paling populer yang menyedikan file .torrent adalah Kickass Torrent.Namun situs web yang memiliki jutaan database lagu, game, dan film ilegal serta menjadi kiblat para downloader di seluruh dunia di kabarkan mengalami down dan tidak bisa di akses hingga  saat ini. 

Artem Vaulin, Pendiri Situs Kickass Torrent Di Tangkap Di Polandia
Di lansir dari hackread.com, rumor tentang tidak bisa di aksesnya situs Kickass Torrent tersebut di karenakan sang pemilik ,Artem Vaulin di kabarkan telah di tangkap oleh pihak berwenang Amerika serikat pada 20 juli 2016 kemarin. 

Vaulin yang merupakan warga negara Ukraina ditangkap dengan tuduhan mendistribusikan link file yang berisi pelanggaran hak cipta, termasuk di antaranya melakukan Money Loundry (pencucian uang). Akibat dari insiden penangkapan ini, situs KickAss Torrent kini diambil alih oleh pihak berwajib  sehingga menyebabkan down dan tidak dapat diakses oleh penggunanya.

Ini adalah upaya yang yang kesekian kali yang di lakukan oleh otoritas yang berwenang Amerika Serikat dalam memburu pria berusia 30 tahun tersebut. Setelah beberapa kali pindah server di beberapa dunia untuk mengelabui petugas agar bisa lolos dalam pengejaran kini akhirnya Vaulin berhasil di amankan di Polandia dengan tuduhan serius pelanggaran hak cipta.

"Dia selama ini membagikan file ilegal melalui situs yang dikelolanya. Vaulin juga melanggar hukum karena mendistribusikan materi hak cipta ilegal yang nilainya mencapai US$ 1 miliar," demikian kata asisten Jaksa Agung Departemen Kehakiman R Caldwell, dalam pernyataanya terkait penangkapan Vaulin seperti di lansir dari The Verge.

Keberhasilan pemerintah Amerika Serikat dalam menangkap Vaulin tidak luput dari peran Apple sebagai pihak yang paling aktif mencari informasi keberadaan Vaulin. Apple sendiri di kabarkan telah memberikan sejumlah rincian informasi pribadinya kepada pihak berwenang sebagai barang bukti dengan mencocokkan alamat IP yang digunakan untuk login ke halaman Facebook KAT dengan satu kali tautan pembelian iTunes. Di ajukan di Pengadilan Distrik Amerika Serikat di Chigago, pengaduan pidana berbunyi, "Rekaman yang disediakan oleh Apple menunjukkan bahwa tirm@me.com melakukan traksaksi iTunes menggunakan alamat IP 109.86.226.203 pada atau sekira 31 Juli 2015. Alamat IP yang sama dan digunakan di hari yang sama (20 juli 2016) untuk login ke Facebook KAT."

Baca Juga :
 Torrent merupakan sistem download file dengan menggunakan peer to peer. File torrent yang kita temukan selalu berextensi “*.torrent” dengan kapasitas yang hanya beberapa kilobit. Didalam file tersebut berisi informasi file yang akan di download, mulai dari kapasitas file, jumlah filenya, dan dimana file harus di download. Jadi file torrent ini bukan file yang sebenarnya, dan file yang kita donwload bukan berada di dedicate server tetapi dari berbagai jaringan komputer peer to peer yang saling terhubung dengan mengunakan aplikasi client torrent. Jadi setiap komputer yang mendonwload file tersebut otomatis menjadi server share buat yang lainnya. Intinya semua komputer saling berbagi antara satu dengan yang lain.(andra/sc)

Kamis, 21 Juli 2016

PoodleCorp, Group Hacker Yang Mengancam Akan Mematikan Jaringan Game Pokemon Go.

satucode[dot]com. Di  balik hiruk pikuk kehadiran Game yang sedang di gandrungi masayarakat ini, tersiar kabar bahwa server yang mengelola kinerja Game berbasis augmented reality ini mendapat ancaman serius dari kalangan peretas. Sekolompok peretas yang menamakan dirinya PoodleCorp mengkalaim akan mematikan seluruh jaringan server Pokemon Go pada awal agustus mendatang.

Hal itu di sampaikan oleh salah seorang yang mengaku sebagai leader PoodleCorp dengan code name XO melalui cuitannya dalam akun twitter miliknya  “Just was a lil [sic]test, we will do something on a larger scale soon,”. Sebelumnya,beberapa pekan yang lalu server Pokemon Go mengalami down beberapa saat pasca di luncurkannya secara resmi game Pokemon Go di tiga Negara,Amerika Serikat,Australia dan Selandia Baru. PoodleCorp mengklaim jika mereka berada di balik insiden tidak bisa di aksesnya server Pokemon Go tersebut pekan lalu.

Namun dengan tegas pihak Niantics Labs membantah pernyataan itu."Karena jumlah yang luar biasa dari download Pokemon Go, beberapa Trainers mengalami masalah konektivitas server. Jangan khawatir, tim kami di atasnya" demikian rilis resmi dari pihak pengembang game tersebut.

PoodleCorp, Group Hacker Yang Mengancam Aakan Mematikan Jaringan Game Pokemon Go.
PoodleCorp, Group Hacker Yang Mengancam Akan Mematikan Jaringan Game Pokemon Go.

Lebih lanjut seperti di lansir dari telegrahp.co.uk, PoodleCorp mengancam akan mematikan jaringan pokemon go di luruh dunia pada 1 agustus mendatang. mereka mengumbar janji akan mengambil alih server selama kurang lebih 20 jam. Dengan menggunakan metode klasik, yaitu serangan berjenis DDoS (distributed denial of service) kelompok hacker ini  diduga memiliki akses ke botnet yang terdiri dari 600.000 perangkat, termasuk DVR dan dedicated server. Salah satu jenis botnet dapat dengan mudah dibeli atau disewa di Deep Web sehingga bayak pihak yang menyangsikan kinerja PoodleCorp.

Baca Juga:
Kita nantikan saja drama antara PoodleCorp vs Niantics Labs. apakah akan benar-benar terjadi atau hanya sekedar bualan belaka.(andra/sc)

Rabu, 20 Juli 2016

Website bpjs-kesehatan.go.id Di Hack, Peretas Mengunci Website Dengan RansomeWare.

satucode[dot]com. Setelah beberapa bulan yang lalu sempat heboh dengan kemunculan sebuah serangan hacking menggunakan teknik ransome, yang menargetkan website-website online shop besar di seluruh dunia, kini serangan sejenis mulai muncul lagi. Kali ini target serangan tersebut terdeteksi mengancam sebuah situs yang cukup vital di tanah air, http://bpjs-kesehatan.go.id.

website bpjs-kesehatan.go.id di hack, peretas mengunci website dengan ransomeware.

Situs milik pemerintah yang sejatinya memuat sejumlah informasi tentang layanan kesehatan untuk seluruh masyarakat Indonesia kini berubah tampilan (20/08/2016) mulai dini hari. Peretas menampilkan sejumlah kalimat dalam berbahasa inggris yang isinya kurang lebih mengancam pengelola website. 

WARNING Why you get this page ? Your webserver has been encrypted with GEMBOX. How to remove GEMBOX ? This GEMBOX have a key to decrypt your files. If you want to decrypt GEMBOX, you must pay 3 BTC to 175JuntriPABWo5iT76U4TKM5AEBniEwgc to get your private key. Dont forget to confirm if you've paid to kuncigembox@hotmail.com. Following format : [domain]-[IDTransaction]-[OS] IMPORTANT : Please do not to fucking trying decrypt your file. If you do, You will start new games.  Regards Your partner.
Sepintas peretas menggunakan istilah GEMBOX yang jika artikan bermakna kunci,yang langsung dapat kita simpulkan bahwa memang pelakunya adalah orang indonesia sendiri. Peretas meminta tebusan sejumlah uang dengan metode pembayaran melalui uang virtual bitcoin sebesar 3 btc. Mengacu pada kurs bitcoin yang berlaku sekarang 1 btc = IDR 8.699.100 maka setidaknya pelaku meminta tebusan untuk membuka encrypted ransomeware tersebut sebesar Rp 26.097.300.-

Ransomware adalah jenis malware yang jika berhasil menginfeksi  korbannya maka akan berusaha mendapatkan uang dengan meminta tebusan serta menyandera data para korbannya dengan cara mengenkripsi data tersebut.Ransomware bekerja dengan cara mengacak data sedemikian rupa sehingga data hanya bisa dikembalikan dengan file kunci khusus yang hanya dimiliki pembuat ransomware, sehingga data tidak bisa diakses oleh pemilik data.

Baca Juga:

Kini kita hanya berharap jika pengelola situs tersebut cepat tanggap dan melakuan perbaikan pada website mereka,mengingat betapa pentingnya website ini bagi khalayak ramai. Ini juga sekaligus menjadi pelajaran berharga bagi para webdev maupun para pengelola sistem untuk lebih aware terhadap keamanan website yang mereka kelola. Karena kejadian seperti ini bisa menimpa siapa saja tanpa memandang latar belakang korbannya,entah itu website perorangan, website bisnis,maupun website berlatar untuk pelayanan publik seperti bps-kesehatan.go.id bisa menjadi korbannya.(andra/sc)