Kamis, 02 Juni 2016

Breaking News, Peretas Situs Pemerintah Kota Mojokerto Di Tangkap.

satucode[dot]com. Berani bermain api harus siap terbakar. Mungkin itu perumpamaan  yang tepat untuk insiden yang di alami oleh peretas ini. Entah karena kelalaian sang peretas atau sudah sedemikian lihainya unit Cyber Crime kepolisian kita, peretas situs  Pemerintah Kota Mojokerto di tangkap oleh Satreskrim Polres Mojokerto Kota (Polresta) dan di umumkan ke media perihal penangkapan kedua tersangka pada rabu ( 01/06/16) kemarin

"Benar, pelaku dua orang ini membobol website Pemkot Mojokerto selama kurang lebih 9 bulan. Mereka ditangkap di Malang setelah diintai selama dua bulan,"

Breaking News, Peretas Situs Kabupaten Mojokerto Di Tangkap.
Demikian kata Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Argo Yuwono saat di mintai keterangan. Para pelaku sudah menjadi incaran Unit Cyber Crime Polda jatim sejak Maret lalu,namun baru bisa di tangkap pada jumat (27/05/2016) ,keduanya ditangkap di rumah kontrakan di Perum De' Adisucipto  Residance, Kota Malang,Jawa Timur.

Insiden Penangkapan ini bermula dari Laporan Wali Kota Mojokerto Mas'ud Yunus, yang merasa namanya di catut oleh para pelaku peretasan dengan menampilkan nama Beliau di index halaman website Pemkot Mojokerto. Menurut penelusuran satucode[dot]com memang beberapa bulan yang lalu tepatnya 23 maret 2016 halaman website Pemkot Mojokerto mengalami insiden peretasan. Peretas hanya menampilkan sejumlah kata-kata yang isinya menyindir Pemerintah Kota Mojokerto.


"Masak sekelas staf PPKM setahun 2015 dapat tambahan honor Rp43.250.000 setahun! Staf PPTK dapat tambahan Rp30.360.000 setahun. Honor sekda aja sebagai pengguna anggaran setahun Cuma Rp18.000.000 kok!. Wah wah wah, enak dong jadi operator tukang ngatur setoran Sekda dan Walikota bisa dapat gaji tambahan,"  

Demikian salah satu kata-kata yang di lampirkan oleh para peretas di laman web Pemkot Mojokerto yang berlamat di http://www.mojokertokota.go.id pada saat mengalami peretasan.

baca juga :

Kini para pelaku peretasan masih menjalani pemeriksaan intesif  oleh unit Cyber Crime Polda Jatim bersama Satreskrim Polresta Mojokerto untuk mendalami motif peretasan. Para pelaku yang ber inisial  ZA, (32) warga Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang dan CR (19) warga Kecamatan Semampir, Kota Surabaya kini masih mendekam di sel tahanan polresta Kota mojokerto.Turut di amankan pada saat penagkapan 1 unit laptop merek Lenovo, 1 unit modem, 1 handphone merek I Phone 6 dan 1 buah papan tulis.

Semoga Ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Baik pemerintah maupun dari kalangan undergound sendiri. Karena sejatinya tindakan peretasan seperti bisa merugikan semua pihak. Di lain sisi di harapkan kasus kasus peretasan seperti ini bisa lebih membuka mata para pengelola website di lingkup pemerintah untuk lebih aware terhadap sistem yang di kelolanya. (andra/sc)


Selasa, 31 Mei 2016

Nge-Twitt kangen Taylor Swift, Ternyata Akun Twiter Katy Perry di Hack

satucode[dot]com. Ada yang berbeda dengan cuitan pop star, Katy Perry di akun Twitter miliknya semalan (senin,30/05/16). Nampak di timeline akun Twitter @katyperry, pelantun lagu "A Thousand Years" ini membuat status yang sedikit nyeleneh

miss you baby @taylorswift13

Nge-Twitt kangen Taylor Swift, Ternyata Akun Twiter Katy Perry di Hack
akun twitter Katy Perry di Hack

Padahal seperti kita ketahui kedua seleb papan atas dunia ini sedang bersitegang sejak september 2014 dan belum berdamai hingga sekarang. Usut punya usut ternyata akun Katy Perry mengalami peretasan oleh seorang hacker yang menamakan dirinya sw4ylol  yang di ketahui berasal dari Rumania.


Katy Perry (foto:Google)
Katy Perry sendiri mempunyai sekitar 90 juta pengikut di twitter dan pernah menjadi selebritis dengan followers twitter terbanyak di dunia. Ini bukanlah kejadian pertama akun Twitter Public Figur dunia menjadi incaran para hacker. Sebelumnya akun Twiter milik selebritis dunia seperti Justin Bieber, Selena Gomez,  Lea Michele dan Ian Somerhalder juga akun twiter milik calon Presiden Amerika Serikat Donald Trump pernah menjadi korban kejahilan para peretas.

 baca juga : 
Namun beberapa sesaat  setalah di ketahui akunnya terkena  hack, Katy Perry langsung menghapus semua postingan di akun Twitter miliknya, termasuk menghapus beberapa gambar scren shoot reset password yang di kirim pihak Twitter serta sejumlah tautan menuju ke sebuah link lagu milik Katy Perry sendiri. (andra/sc)





Senin, 30 Mei 2016

2016, Kelompok Anonymous Merajai Treding Topic Hactivist Group.

satucode[dot]com. Sejak kemunculan mereka di ranah Underground pada tahun 2003 silam kelompok peretas Anonymous selalu memberikan kejutan di setiap aksi aksinya. Berbagai isu global menjadi alasan mereka untuk melancarkan berbagai macam serangan digital maupun #op. Bahkan wikipidia pun menyebut jika kelompok ini menjadi salah satu tokoh paling berpengeruh di dunia pada tahun 2011 lalu menurut versi majalah Times.


2016, kelompok Anonymous merajai Treding topic Hactivist group.
2016, kelompok Anonymous merajai Treding topic Hactivist group.
Rilis terbaru yang di keluarkan oleh SurfWatch Labs,sebuah lembaga peneliti keamanan internet mengatakan jika kelompok hacktivist Anonymous menjadi menjadi salah satu group peretas yang menjadi treding topic saat ini di lihat dari aspek sensasi mereka di media sosial dan ancaman digital yang mereka timbulkan. Walaupaun di lihat trend mereka yang mengalami penurunan dari tahun tahun sebelumnya dikarenakan sudah semakin berkurangnya jumlah anggota mereka,namun di yakini mereka masih mampu memberikan efek yang cukup mengerikan serta dapat menyebabkan kerusakan fasilitas digital yang parah.


Lebih lanjut menurut catatan SurfWatch Labs, pada tahun 2016 ini setelah kelompok Anonymous menjadi urutan pertama dalam jajaran kelompk hacktivist, berikutnya ada nama Turk Hack Team (THT), New World Hacking (NWO), dan Ghost Squad Hacker di urutan selanjutnya. Ini cukup mengejutkan karena tahun lalu Syrian Electronic Army (SEA) and Lizard Squad juga masih menjadi treding topic namun sekarang nama itu seakan hilang dari peredaran di dunia undergound. Di sinyalir para leader dan member SEA maupun Lizard Squad banyak yang bersembunyi guna menghindari dari kejaran dari pihak kemanan Amerika Serikat.

baca juga :


Data yang di keluarkan oleh SurfWatch Labs menyebutkan jika masih stabilnya pamor kelompok Anonymous di jajaran group peretas top dunia adalah dengan insiden di hacknya situs COMELEC (Commission on Election)  yang terjadi di Filipina baru baru ini. Di mana kelompok peretas Anonymous filipna dan lulzsec filipna di yakini berada di balik aksi peretasan tersebut serta berhasil menggunkap identitas sekitar 50 juta data pemilih pada pemilihan umum Predisen di Filipana. Menurut keterangan pers resmi menyebutkan jika situs comelec memuat seluruh database pemilih di seluruh negara filipina.Sebelumnya Anonymous Philippines pada saat itu memperingatkan Comelec agar memperketat keamanan mesin penghitung suara mereka namun hal itu tidak di indahkan oleh pihak pemerintah.

Di samping insiden comelec oleh Anonymous Filipina beberapa gelaran acara  bertajuk  #op yang di lakukan olek Anonymous juga turut menyita perhatian publik,di antaranya adalah #OpTrump, #OpKilling Bay, #OpWhales, #OpIsrael, dan #OpAfrica yang masih menggunakan teknik jadul namun mematikan yaitu serangan DDoS. Beberapa insiden kecil yang melibatkan kelompok Anonymous seperti di bocorkannya sejumlah data internal di NASA juga turut menjadi indikator masih "ciamik" nya group hacker ini di pentas Undergound dunia.

"congrulations" !!

Sabtu, 28 Mei 2016

Makin "kekinian", Sekarang Presiden Jokowi Punya Chanel Youtube.

satucode[dot]com. Bertempat di Istana Kepresidenan Bogor tadi siang, Sabtu ( 28/5/2017 ) Presiden Joko Widodo secara resmi meluncurkan kanal Youtube miliknya yang beralamat di https://www.youtube.com/c/jokowi. Ini adalah akun media sosial ke empat milik orang nomer satu di Indonesia saat ini, setelah sebelumnya eksis di Twitter, Facebook dan Instagram kini Jokowi hadir di media sosial berbagi video,Youtube.

"Gunakan cara-cara baru dalam menyampaikan informasi, tinggalkan pola-pola lama",
(Presiden Republik Indonesia: Joko Widodo)

Makin "kekinian", Sekarang Presiden Jokowi Punya Chanel Youtube.
Di era digital seperti saat ini media sosial merupakan sarana paling efektif untuk menyampaikan informasi secara realtime.Menurut Jokowi tujuan di buatnya akun media sosial miliknya dalah untuk lebih mendekatkan dirinya dengan masayarakat. Sehingga meskipun tidak bisa blusukan secara real yang menjadi ciri khasnya dia masih bisa menyapa rakyatnya melalui sarana virtual menggunakan kanal kanal media sosial miliknya.

Sebelum era pemerintahan Jokowi penggunaan media sosial sudah di gunakan olah pemerintahan terdahulu di masa kepemimpinan SBY. Disamping mengabarkan kegiatan para Pemimpin Negara kanal media sosial di yakini juga mampu merekatkan hubungan antara masayarakat dan pemimpinnya,karena masyarakat juga bisa ikut langsung mengomentari setiap kegiatan atau infomasi yang di unggah.


Tidak dapat di sangkal memang keberadaan media sosial memiliki peranan yang cukup strategis sebagai upaya penyampain informasi para pucuk pimpinan negeri ini. Bahkan sebelumnya Gubernur Jakata Basuki Cahya Purnama atau yang lebih akrab di sapa ahok menggunakan kanal Youtube sebagai media menyampaikan informasi kepada masyarakat tentang kinerja pemerintahannya. Mulai dari sidang, hingga rapat dengan para stafnya selalu di record kemudian di unggah kekanal youtube miliknya. 

Di harapkan dengan begitu akan tercipta transparansi dalam birokrasi pemerintahan sehingga masayarakat juga ikut mengawasi jalannya pemerintahan. Masyarakat juga berharap para pemimpin negeri ini menggunakan media sosial sebagai sarana untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat bukan sarana show off  hasil fotografi.. upsss !!




Jumat, 27 Mei 2016

Analisa Sederhana, Mengapa Website Pemerintah Mudah Di "hack"

satucode[dot]com. Memasuki era Millenium 2000 dunia di hadapkan pada perkembangan teknologi digital yang kian pesat. Berbagai kemudahan mengakses informasi menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Indonesia sebagai negara besar dengan jumlah penduduk terbanyak ke 4 di dunia nyatanya masih teseok-seok menghadapi persaingan global dalam dunia digital. Tidak bisa di pungkiri memang bahwa ada sebagian sumber daya manusia di Negara kita yang mempunyai pengaruh di dunia teknologi informasi dan menjadi bagian dari sejarah perkembangan teknologi dunia saat ini.


Analisa Sederhana, Mengapa Website Pemerintah Mudah Di "hack"
Analisa Sederhana, Mengapa Website Pemerintah Mudah Di "hack"
Kembali ke permasalahan di tanah air, akhir-akhir ini sering kali muncul berita di Media online bahwa situs milik pemerintah banyak yang menjadi korban kejahilan para peretas. Entah peretas dari luar maupun peretas asal negeri sendiri. Kita sadari atau tidak ini bagaikan mencoreng wibawa bangsa sendiri. Di sisi lain kita berbangga dengan prestasi putra bangsa di negara lain dalam bidang teknologi tapi di sisi lain system keamanan situs situs instansi pemerintah dalam negeri masih sangat minim.

 baca juga :  

Berkaca pada hal di atas maka penulis mencoba menganalisa dengan cara sederhana mengapa website-website milik pemerintah mudah di "kerjain"  oleh para peretas.

  • Menggunakan cms (content management system) gratisan
Banyak sekali website milik pemerintah menggunakan CMS berbasis opensource yang rata-rata gratis. Entah karena ingin menghemat anggaran atau memang karena ketidakmampuan instansi pemerintah menyediakan sumber daya yang memadai dan berkompeten di bidang building website sehingga akhinya hanya mengandalkan cms gratisan semacam, wp,joomla,lokomedia dan lain-lain yang sudah terbukti memiliki banyak bug yang di share di forum forum "undergorund". Meski banyak CMS yang secure namun apabila masih menggunakan CMS secara default ini akan memudahkan para peretas memenukan bug di wesite milik pemerintah. Belum lagi ketidaktahuan para webmaster yang asal install plugin atau komponen dalam web mereka tanpa lebih dahulu melakukan research ini bisa menjadi pintu masuk bagi para peretas.

  • Menggunakan Shared Hosting
Di samping menggunkan CMS gratisan para developer web di instansi pemerintah juga sering manggunakan shared hosting untuk domain mereka. ini tentunya sangat rawan di bandingkan dengan memiliki server sendiri atau setidaknya menyewa vps (virtual private server) sehingga bisa lebih terjamin soal keamanan. Bukti nyatanya adalah soal kasus peretasan website revolusimental.go.id, web yang di gadang gadang memiliki anggaran yang besar dalam pembuatannya ternyata hanya menyewa shared hosting abal abal sehingga mudah bagi para peretas untuk mengowned web mereka. Banyak teknik yang bersiliweran di Google bagaimana cara melakukan itu mulai dari jumping server,symlink, maupun rooting server nya.

  • Jarang Melakukan Update
Sudah menggunakan CMS grstisan, ngekost di shared hosting ditambah lagi jarang melakukan update atau maintenence webnya, itu  ibarat sudah jatuh tertimpa tangga tertimpa lemari lagi, jadi double double sialnya. Ini juga merupakan salah satu alasan yang paling krusial mengapa web pemerintahan mudah sekali di tembus. Beberapa CMS biasanya sering melakukan update pada versi mereka namun beberapa kejadian ternyata banyak web-web pemerintah masih menggunakan CMS versi lama.

  • Kurangnya "kepedulian" dari pengelola atau webmaster.
Tidak jarang ketika suatu website terkena serangan maka banyak pengelola website yang tidak segera melakukan tidakan penanganan atau perbaikan. Bahkan sudah berhari-hari "under attack" juga belum muncul respon dari pihak pengelola. ini membuktikan bahwa para pengelola website milik pemerintah banyak yang tidak serius mengurus website mereka. Banyak "cerita cerita miring" bahwa mereka sengaja membiarkan web mereka di hack sehingga dana untuk perbaikan bisa cair.


Jika di amati secara sederhana sebenarnya mudah bagi pemeritah untuk mengatasi permasalan seperti ini. Namun kenyataan yang terjadi dilapangan justru berbeda jauh dengan ekspetasi kita. Semoga tulisan sederhana ini bisa di baca oleh "mereka" sehingga kejadian kejadian peretasan terhadap website pemerintah bisa di kurangi atau bahkan bisa hilang sama sekali.

*ini adalah tulisan sederhana dan analisa dari penulis tanpa maksud mendeskriditkan pihak pihak tertentu.