Senin, 06 Februari 2017

Dengan Perangkat Ini Anda Bisa Berciuman Lewat Smartphone. Cocok Untuk Pasangan LDR.

satucode[dot]com. Anda adalah pasangan yang sedang menjalin hubungan jarak jauh. Atau anda sepasang suami sitri yang tinggal berjauhan dan di pisahkan jarak karena alasan pekerjaan.Mungkin gadget canggih yang satu ini bisa meredam rasa rindu terhadap pasangan anda untuk sementara waktu. 

Dengan Perangkat Ini Anda Bisa Berciuman Lewat Smartphone. Cocok Untuk Yang Sedang LDR.
Dengan Perangkat Ini Anda Bisa Berciuman Lewat Smartphone. Cocok Untuk Yang Sedang LDR.
Di beri nama Kissinger, gadget yang satu ini cocok buat anda yang sedang menjalin hubungan LDR (long distance relationship) dan ingin melepas rindu dengan pasangan anda.Salah satu faktor yang bikin resah pasangan dalam menjalani hubungan jarak jauh atau adalah tak bisa sering berjumpa untuk memuaskan kerinduan, baik sekadar bertatap muka langsung atau bersentuhan secara fisik.

Sesuai namanya, perangkat yang diciptakan oleh pelajar ilmu komputer di City University London, Emma Yan Zhang ini mampu mengakomodir kebutuhan pasangan yang LDR dalam bercumbu.

Diperkenalkan dalam konferensi 'Love and Sex with Robots', Kissinger memiliki wujud bak casing ponsel. Cara kerjanya adalah pengguna cukup menempelkan bibirnya seolah sedang ciuman di atas permukaan yang terbuat dari silikon

Selanjutnya, sensor yang ditanam akan membaca pergerakan bibir dan mengirimkannya ke Kissinger lawan, sehingga si pengguna akan merasakan sensasi seperti bercumbu sungguhan. Dalam video berdurasi satu menit yang mereka unggah di kanal youtube di jelaskan bagaimana cara kinerja alat ini.


Walau perangkat yang diciptakan canggih dan memiliki sedikit kecerdasan robot, Emma sendiri mengaku bahwa ia tak ingin Kissinger menjadi bagian dari hubungan antara manusia dan robot. Ia bahkan menentang pemikiran robot dan manusia bisa hidup bersama dalam ikatan pernikahan, seperti yang diprediksi oleh sejumlah pakar robot baru-baru ini
Saat ini Kissinger sedang dalam tahap pengujian Turing di sebuah lab guna mengetahui perbedaan antara dicium oleh manusia atau robot. Karenanya, Kissinger untuk saat ini belum dijual untuk umum. (andra/sc)

Di Retas, Isi Email Mantan Pesepak Bola David Beckham Di Umbar Ke Publik. Apa Isinya ?

satucode[dot]com. Mantan mega bintang sepak bola asal Inggris,David Beckham di kabarkan telah menjadi korban kejahatan digital oleh hacker yang sampai saat ini belum di ketahui dari mana asalnya. Di beritakan jika suami Victoria tersebut mengalami depresi karena isi email yang berisi curhatan memalukannya di umbar ke publik. Lalu apa sebenarnya isi email dari mantan pamain MU tersebut ?

Di Retas, Isi Email Mantan Pesepak Bola David Beckham Di Umbar Ke Publik. Apa Isinya ?
Di Retas, Isi Email Mantan Pesepak Bola David Beckham Di Umbar Ke Publik. Apa Isinya ?
Di lansir dari IB Times hacker mengunggah isi email berupa percakapan antara beckham dengan rekannya yang  mengindikasikan Beckham sangat ngebet ingin mendapat gelar Sir David. Untuk itu ia memanfaatkan aktivitas kemanusiaannya untuk mendapatkan gelar Sir tersebut dari Kerajaan Inggris. Ketika usahanya menemui kegagalan, Beckham pun marah-marah.

Dalam email tersebut, Beckham juga menilai penyanyi Katherina Jenkins tak pantas mendapatkan gelar OBE (Ordo Imperium Britania) dari Kerajaan Inggris. Tersebut pula kalau Beckham enggan memberikan uang 1 juta poundsterling untuk acara Unicef dan dia minta tiket pesawat kelas bisnis dari lembaga PBB itu untuk menghadiri sebuah event.

Kemudian saat diminta memberikan uang senilai USD 1 juta pada acara Unicef di Shanghai, ia juga tidak rela. "Aku tidak ingin menyerahkan uang pribadiku untuk ini. Uang itu milikku," sebut Beckham dalam email yang disertai sumpah serapahnya.

Beckham yang menerima gelar OBE dari kerajaan Inggris di 2003 kemudian mencak-mencak lagi karena gagal mendapatkan gelar Sir pada tahun 2013. Ia menyatakan panitia yang memberikan gelar tersebut memalukan

Merasa di sudutkan dengan unggahan email dirinya ke publik Backham bereaksi dengan segera melaporkan kejadian tersebut ke polisi untuk mencegah lebih banyak lagi isi email yang akan di umbar. kabarnya hacker juga memeras mantan pemain bola yang  terkenal dengan tendangan pisangnya tersebut senilai sebesar 1 juta poundsterling atau di kisaran Rp 16,6 miliar.
Karena Beckham tidak menuruti kemauan para penjahat maya tersebut akhirnya isi percakapan email Beckham tersebut di umbar melalui situs Football Leaks.(andra/sc)

Sabtu, 04 Februari 2017

Hacker Meretas Frekuensi Radio FM Untuk Memprotes Donald Trump

satucode[dot]com.  Hanya berselang dua minggu sejak Donald Trump terpilih menjadi presiden negara adi daya Amerika Serikat, gelombang protes menggema di seluruh penjuru dunia. Hal itu buntut dari kebijakan Trump yang di nilai rasis dan kontroversial.

Hacker Meretas Frekuensi Radio FM Untuk Memprotes Donald Trump
Hacker Meretas Frekuensi Radio FM Untuk Memprotes Donald Trump

Gema protes juga muncul dari kalangan pegiat IT dan beberapa ceo teknologi serta dari beberapa kelompok peretas. Setelah beberapa hari lalu kelompok Hacker paling berpengaruh di dunia Anonymous menyatakan perang terhadap Trump ( baca : Kelompok Hacker Anonymous Nyatakan Perang Terhadap Presiden Terpilih AS Donald Trump ) kini aksi para peretas yang satu ini patut di acungi jempol.

Bukan meretas sistem lewat internet, namun kelompok peretas yang belum di ketahui asalnya ini justru meretas stasiun radio dengan membajak frekuensinya. Beberapa stasiun radion di kawasan amerika serikat seperti Carolina Selatan, Indiana, Texas, Tennessee dan Kentucky di duga telah di sabotase. 

Hal itu di ketahui setelah beberapa statsiun radio tersebut selalu menyiarkan lagu yang sedang hits FDT (f*ck Donal Trump) yang di nyanyikan oleh rapper YG ft Nipsey Hussle secara berulang ulang. Menurut laman https://radioinsight.com beberapa stasiun radio seperti:
  • 105.9 WFBS-LP Salem, S.C.
  • Radio 810 WMGC/96.7 W244CW Murfreesboro TN
  • 101.9 Pirate Seattle
  • 100.9 WCHQ-LP Louisville
  • 100.5 KCGF-LP San Angelo TX
di laporkan telah di sabotase selama kurang lebih selama 1 jam. Belum jelas bagaimana peretas bisa membajak sinyal radio tersebut.

Baca Juga :
Namun beberapa kalangan yang berkompeten mengatakan jika Hacker memperoleh akses ke stasiun radio dengan memanfaatkan kerentanan pada perangkat Barix Exstreamer yang dapat decode kedalam format file audio dan mengirim mereka melalui transmisi LPFM.(andra/sc)

Jumat, 03 Februari 2017

Kelompok Hacker Anonymous Nyatakan Perang Terhadap Presiden Terpilih AS Donald Trump

satucode[dot]com. Sekelompok peretas yang tergabung dalam Anonymous menyatakan perang terhadap presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump. 

Malalui sebuah postingan di Twitter dan video yang di unggah di kanal youtube mereka , kolompok ini mengajak kepada seluruh masayarakat dunia dan para hacktivist lainnya untuk berpatisipasi dalam menentang setiap kebijakan Trump.


Dengan hashtag #BDStheUS melalui cuitan mereka di twitter mereka menyerukan kepada masyarakat internasional dari semua asal-usul dan ideologi, dari semua strata sosial dan agama, untuk melawan kegilaan yang berasal dari Amerika Serikat. 

Diduga alasan yang melatar belakangi aksi para peretas dunia ini adalah tentang kebijakan kebijakan dari presiden terpilih Donald Trump yang di nilai kontroversial. Salah satunya adalah kebijakan Trump yang melakukan pembatasan masuknya imigran dari negara dengan mayoritas beragama islam ke Amerika Serikat.

Jauh sebelumnya  kelompok peretas ini juga sudah berulang kali berupaya melakukan cyber attack yang menyasar semua aktifitas bakal calon presiden dari partai Republik tersebut. 

Dengan tagar #OpTrump kelompok ini berusaha menyabotase webiste milik Trump dan juga berupaya melakukan penyadapan terhadap informasi pdibadi milik Trump dan di umbar ke publik.

Kini setelah Trump terpilih menjadi presiden rupanya hal itu tidak menyurutkan niat para peretas yang terkenal dengan ciri khasnya topeng guy fawkes itu untuk kembali melancarkan aksi serupa.

Berita Lainnya :

Puncaknya adalah ketika akhir bulan januari lalu mereka mempublish sejumlah data dan nomor telepon pribadi yang di duga milik staff Gudung Putih melalui Twitter mereka.

Kita tunggu saja aksi-aksi mereka.(andra/sc)

Kamis, 02 Februari 2017

Anak Indonesia Harumkan Nama Bangsa Di ajang Developer Google.

satucode[dot]com. Kembali putra putra terbaik bangsa menorehkan cerita manis keberhasilan mereka di dunia internasional. Kali ini datang dari kompetisi yang di adakan oleh raksasa teknologi Google yang di beri nama Google Code-In (GCI). Tiga wakil dari Indonesia menjadi finalis dan akhirnya berhasil menjadi yang terbaik dari kompetisi game developer online yang di helat oleh Google.

Anak Indonesia Harumkan Nama Bangsa Di ajang Developer Google.
Anak Indonesia Harumkan Nama Bangsa Di ajang Developer Google.
Adalah Muhammad Kaisar Arkhan dari FOSSASIA, Raefaldhi Amartya Junior dari Haiku dan Scott Moses Sunarto dari Moving Blocks yang berhasil menjadi yang terbaik dalam ajang yang di ikuti oleh ribuan peserta dari berbagai belahan dunia tersebut.

GCI adalah kompetisi game developer online yang ditujukan kepada semua siswa berumur 13-17 tahun. Dalam kontes berskala global ini, terdapat 34 remaja yang berhasil menyelesaikan 842 tugas dari GCI 2016. Menariknya, 3 dari 34 remaja tersebut datang dari Indonesia.

Ketiganya tidak sekadar menang, mereka juga berhasil unggul dari beberapa pemenang lain yang datang dari berbagai negara, seperti Romania, India, Rusia, Hong Kong, Singapura, Kamerun, Uruguay, Polandia, Inggris, Jerman dan Amerika Serikat.

Reancanya para pemenang ini akan diajak untuk datang ke Google Campus selama 4 hari pada musim panas ini. Dalam acara itu, mereka bisa bertemu dengan para teknisi Google.

Sementara 51 orang finalis GCI akan mendapatkan sertifikat digital, kaus GCI dan sweatshirt eksklusif. Salah satu tujuan dari GCI adalah untuk mencari generasi muda yang tertarik dengan pemprograman.

Muhammand Kaisar Arkhan dan Raefaldhi Amartya Junior berhasil menjadi pemenang utama dalam GCI. Keduanya merupakan peserta dari kontes Besut Kode tingkat SMA.

Artikel Lainnya:

Besut Kode sendiri adalah program mentoring-kompetisi coding skala nasional untuk tingkat SMA dan Universitas yang diadakan oleh Wikimedia Indonesia. (andra/sc)