Senin, 24 April 2017

LDR Via Facebook, Pasangan Ini Buktikan Kalo Jodoh Tak Akan Kemana

satucode[dot]com. Dzulfikar namanya. Meski tak segagah aktor dalam film yang berkumis dan menenteng gitar layaknya Rhoma irama, namun pesona pemuda asal Kabupaten Batang jawa tengah ini sukses bikin gadis asal negara Pizza,Italia bernama Ilaria jadi klepek-klepek

Ilaria (sebelah kanan) gadis Asal Italia datang ke Indonesia demi menemui kekasihnya yang di kenal lewat Facebook
Bagaimana tidak, demi menemui sang pujaan hati, gadis berambut panjang itu rela menempuh perjalanan yang cukup jauh Italia-Indonesia hanya untuk bertatap muka dengan kekasihnya dan berencana menikah di Indonesia.

Bahkan demi menemui kekasihnya itu menurut penuturan Ilaria, ia rela menabung selama dua tahun dari hasil pekerjaannya di restoran hanya untuk menemui pria yang di kenalnya lewat Facebook. Ya, mereka hanya berkenalan lewat media sosial buatan Mark Zuckeberg dan menjalin hubungan LDR hanya lewat Facebook.

The Power Of Facebook, cinta bisa datang dari mana saja. bahkan hanya lewat sosial media. Ini membuktikan jika teknologi bisa menjadi perekat hubungan antara seseorang meskipun terpisah oleh jarak yang cukup jauh. Teknologi,jika di gunakan sebagaimana fungsinya akan memberikan dampak yang positif bagi penggunanya.

Peristiwa itu kemudian menjadi viral di media sosial. banyak yang menganggap Dzulfikar bagai dapat durian runtuh. Tak sedikit pula yang memuji kegigihan gadis itu demi mewujudkan impiannya bertemu dengan sang pemuda idamannya. 
Jadi buat kamu yang masih jomblo, hayoo.. jangan kalah sama Dzulfikar dan Ilaria. Cari gadis atau pria impianmu lewat media sosial.(andra/sc)

Minggu, 23 April 2017

Makin Aman, Sekarang Kartu Kredit Gunakan Sidik Jari Sebagai Pengganti PIN.

satucode[dot]com. Aksi tindak kejahatan penggunaan kartu kredit secara tidak sah saat ini sudah mencapai pada tahap yang mengkhawatirkan. Guna melindungi konsumen dari aksi tindak kejahatan tersebut pihak perbankan biasanya melengkapi fitur kemanan kartu kredit dengan menyertakan Personal Identification Number atau PIN dan fitur OTP atau One Time Password.
Makin Aman, Sekarang Kartu Kredit Gunakan Sidik Jari Sebagai Pengganti PIN.
Makin Aman, Sekarang Kartu Kredit Gunakan Sidik Jari Sebagai Pengganti PIN.
Namun ada kalanya fitur keamanan itu masih bisa di bypass atau di akali oleh oknum pelaku tindak kejahatan digital. Kini uji coba teknologi yang sedang di lakukan mungkin bisa menambah rasa aman para pengguna kartu kredit. Di lansir dari The Telegraph, Sabtu (22/4/2017), Mastercard sebagai salah satu jaringan perbankan yang yang mengeluarkan kartu kredit terbesar di dunia melakukan uji coba penggunaan sensor finger print atau sidik jari pada  kartu kredit yang di lakukan wilayah Afrika Selatan pada sejumlah bank dan pelaku ritel dan akan menyusul ke beberapa negara lainnya.

Dengan menerapkan teknologi ini, pengguna kartu kredit tak perlu lagi repot-repot memasukkan nomor identifikasi pribadi karena kartu kredit tersebut memiliki satu sensor kecil yang dapat memverifikasi sidik jari penggunanya. Hal ini diharapkan dapat menciptakan transaksi yang lebih cepat dan lebih aman. Karena selama ini para pelaku pencurian nomer kartu kredit menggunakan alat skimmer selalu mengincar PIN kartu kredit.

Dalam hal penggunaanya pun cukup mudah, pemilik hanya cukup memegang kartu kredit dan meneka pada bagia yang terdapat sensor sidik jari kemudian menggesekan ke mesin pemcaca. Kemudian, sidik jari itu akan digunakan untuk memvalidasi transaksi tanpa memerlukan PIN.Ini di klaim lebih aman ketimbang harus mesakan PIN secara manual menggunakan tombol angka pada mesin.
Penggunaan sidik jari untuk validasi pembayaran sebetulnya bukan hal baru, termasuk di smartphone. Android Pay dan Apple Pay sudah lebih dulu menerapkannya di sejumlalh negara. Adapun di Indonesia, Google Play sudah memberikan opsi penggunaan sidik jari untuk validasi transaksi.Kedapan kita berharap teknologi ini juga akan di terapkan ke berbagai penyedia layanan kartu kredit lainnya. Sehingga rasa aman para konsumen pengguna kartu kredit lebih terjamin. (andra/sc)

Kamis, 20 April 2017

Cegah Penyakit Diabetes, Segera Cek Kadar Gula Darah Anda Dengan Smartphone.

satucode[dot]com. Saat ini Diabetes masih menjadi penyakit nomer 3 penyebab kematian di seluruh dunia. Tingginya angka kematian yang di sebabkan oleh tingginya kadar gula dalam darah ini karena para penderita penyakit diabetes tidak terlalu peduli dengan jumlah kadar gula yang mereka konsumsi. 

Cegah Penyakit Diabtes, Segera Cek Kadar Gula Darah Anda Dengan Smartphone.
Cegah Penyakit Diabetes, Segera Cek Kadar Gula Darah Anda Dengan Smartphone.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, sebuah teknologi baru telah di temukan untuk mengetahui jumlah kadar gula dalam tubuh anda secara cepat dengan menggunakan smartphone anda.Di beri nama Dario Smart Meter, teknologi ini tersemat dalam sebuah perangkat kecil yang di hubungkan dengan smartphone anda.

Cara kerja alat ini cukup mudah, anda hanya tinggal mencolokan perangkat ini melalui lubang jack earpohone yang berada di bawah smartphone kemudian anda tinggal menyuntikan jarum yang di sertakan dalam alat ini, selanjutnya anda tinggal menempelkan strip pengetesan ke sample darah yang berada di ujung ujung jari anda untuk mulai melakukan pemeriksaan. Namun sebelumnya pastikan dahulu anda sudah menginstall aplikasi untuk menganalisa kadar gula dalam darah anda.
source (https://mydario.com)
Serasa memiliki dokter pribadi,alat ini memiliki kinerja yang cukup baik,setidaknya itu klaim mereka yang terdapat dalam review produk mereka. Anda dapat dengan mudah mengetahui hasil pemeriksaan sample darah anda hanya dalam kurun waktu kurang dari 6 detik. Cukup cepat jika di bandingkan dengan pemeriksaan manual oleh tenaga kesehatan. Disamping itu ukurannya yang mungil memungkinkan anda untuk menyimpannya di dalam saku sehingga sewaktu waktu di butuhkan bisa di gunakan dengan cepat.
Di samping itu terdapat fitur untuk menyimpan semua hasil pemeriksaan anda ke layanan cloud service, sehingga segala rekaman medis anda bisa tersimpan dengan aman. Anda juga bisa membagikan hasil test anda dengan orang orang terkasih sehingga mereka juga mengetahui hasil pemeriksaan darah anda sehingga mereka bisa mengingatkan anda untuk menghindari komsumsi makanan yang memicu naiknya kadar gula darah anda.

Namun sayangnya alat ini hanya mendukung smartphone merk iPhone saja dengan iOS 6.1 atau yang lebih tinggi.Jika anda tertarik untuk memiliki alat ini, anda bisa mengunjungi lamat website mereka yang beralamat di https://mydario.com/smart-meter/ untuk informasi detail dan cara pemesanan.(andra/sc)

Selasa, 18 April 2017

Di Beri Nama IDOS, Pabrikan Advan Mulai Kenalkan OS Buatan Mereka Sendiri Ke Publik

satucode[dot]com. Geliat perkembangan teknologi selular di tanah air akhir akhir ini mulai menunjukan tren peningkatan yang cukup signifikan. Banyak pabrikan di dunia smartphone mulai menjadikan Indonesia sebagai pangsa pasar yang menggiurkan. 
Di Beri Nama IDOS, Pabrikan Advan Mulai Kenalkan OS Buatan Mereka Sendiri Ke Publik
Di Beri Nama IDOS, Pabrikan Advan Mulai Kenalkan OS Buatan Mereka Sendiri Ke Publik
Advan, sebagai salah satu brand lokal rupanya tak mau ketingglan ikut bertarung dengan para brand impor,bahkan demi menigkatkan kualitasnya Advan mulai unjuk kebolehan dengan memperkenalkan sistem operasi buatan mereka sendiri yang di beri nama IDOS (indoenesian operating system)

Sistem Operasi ini merupakan rebuild dari sistem operasi berbasis Android 6.0 Marhsmallow,yang di desain ulang olah para insinyur di pabrikan advan sehingga lebih pas di gunakan khusus untuk ponsel ponsel keluaran Advan. Beberapa fitur bawaan Android M di hilangkan dan di ganti dengan sejumlah fitur baru demi memanjakan para penggunanya.

Salah satu fitur yang jadi andalan dari sistem operasi IDOS ini adalah fitur anti kepo nya, di sebut demikian karena fitur ini berfungsi sebagai lapisan keamanan tambahan di mana ketika ada orang yang iseng mengambil ponsel anda kemudian mencoba membuka password smartphone anda maka secara otomatis kamera depan akan memotret wajah si pemegang ponsel ketika mereka salah memasukan password sebanyak tiga kali secara berturut-turut.

Di samping itu IDOS juga menerapkan sistem Encrypt untuk semua lalu lintas data yang keluar masuk sehingga di klaim lebih aman."Jadi bagi pengguna yang suka melakukan transaksi pembelian, atau membuka layanan perbankan akan lebih aman," jelas Tjandra Lianto, Direktur Marketing Advan, seperti di lansir dari detikcom Senin (17/4/2017). Namun pihak Advan sejauh ini masih enggan menjelaskan bagaimana proses enkripsi terhadap perangkat buatan mereka yang menggunakan sistem operasi IDOS.

Terdapat pula fitur shake to shot untuk membuka menu kamera, shake to play untuk mengganti lagu, serta QR Scan ID, yang memungkinkan kontak tersimpan dibuatkan QR code. Dengan begitu ketika ada relasi yang meminta nomor telepon seseorang, tinggal tunjukkan QR code untuk di-scan serta masih banyak lagi fitur-fitur canggih yang mereka benamkan pada sistem operasi IDOS besutan mereka.
Namun sayangnya hanya ponsel Advan type G1 yang bisa merasakan sistem operasi IDOS ini. Hal ini di karenakan IDOS memerlukan spesifikasi smartphone yang memiliki RAM 3 GB dan sistem operasi Marshmallow. Karena saat ini hanya G1 yang telah mendukung spesifikasi tersebut maka smartphone di bawahnya tak akan mendukung.Para pemilik ponsel Advan type G1 di persilahkan datang sendiri kegerai service resmi Advan untuk melakukan update.(andra/sc)

Senin, 17 April 2017

Penemu Internet, Robert William Taylor Meninggal Dunia

satucode[dot]com. 85 tahun yang lalu tepatnya 10 Februari 1932 di Dallas , Texas , Amerika Serikat telah lahir seorang bayi laki laki yang kelak kemudian namanya akan melegenda dan di kenal sebagai salah satu orang paling penting di dunia teknologi komunikasi internet saat ini. Robert William Taylor, atau biasa di panggil Bob Taylor merupakan seorang yang pertama kali menemukan internet pada 50 tahun silam hingga akhirnya kini ia di juluki sebagai Bapak Internet atas penemuanya tersebut.

Penemu Internet, Robert William Taylor
Penemu Internet, Robert William Taylor Meninggal Dunia
Risetnya tentang Internet di mulai ketika ia mulai bekerja menjadi seorang peneliti di Advanced Research Project Agency atau ARPA pada tahun 1960. Bersama sama dengan Bill Duvall di Stanford, Len Kleinrock di UCLA, dan seorang programmer berusia 21 tahun bernama Charley Kline menggunakan tiga perangkat terminal komputer secara terpisah.

Mereka mulai mengembangkan riset mereka tentang teknologi yang bisa menghubungkan orang-orang meski hanya duduk di depan komputer.Setiap terminal yang terkoneksi ke komputer yang berbeda, digunakan untuk berkomunikasi dengan rekannya yang berada di Universitas Berkeley, MIT, UCLA, dan Stanford.

"Untuk berhubungan dengan seseorang di Santa Monica melalui komputer, saya duduk di depan terminal, tetapi untuk melakukan hal yang sama dengan seseorang di Massachusetts, saya harus berdiri dan berpindah ke terminal lainnya," ungkap Taylor saat itu. 

Atas jasanya bagi perkembangan teknologi Internet,Robert W. Taylor pun sempat mendapatkan penghargaan dari Presiden Amerika Serikat ke 42 Bill Clinton. Ia berhak atas medali kehormatan National Medal of Technology. Namun sayangnya, Taylor enggan mengambil piagam penghargaan tersebut dengan alasan yang ia sendiri yang tahu.
Teknologi yang kemudian kita kenal dengan sebutan internet telah menjadi sejarah peradaban manusia saat ini. Namun kini sang Bapak Internet telah tiada, Beliau meninggal di kediamannya Woodside, California pada 13 April 2017 akibat penyakit parkinson yang di deritanya. Tutup usia pada 85 tahun Robert W. Taylor meninggalkan tiga orang anak Derek, Erik, dan Kurt Taylor. 

Selamat jalan Mr.Robert ,selamat jalan Bapak Internet.(andra/sc)