Senin, 03 Oktober 2016

Situs Website Lembaga Pengkajian Teknologi TNI AD Di Hack, Peretas Serukan " Free khasmir dan Palestine".

satucode[dot]com. " jaka sembung bawa golok, gak nyambung goblok". ingatkah anda dengan pantun jenaka yang mendeskripsikan tentang seseorang yang berbicara,berbuat atau bertindak tidak sesuai dengan topik atau keluar dari hal yang semestinya. Mungkin pantun itu juga layak menjadi analogi yang menjabarkan tentang insiden peretasan yang di lakukan oleh sekelompok hacker yang menamakan dirinya PhantomGhost.

Berdalih bersimpati dengan kejadian yang menimpa palestina dan sengketa wilayah antara India dan Pakistan,tentang perebutan wilayah khasmir, kelompok peretas yang notabene adalah gabungan dari beberapa orang dari beberapa belahan dunia melakukan serangkaian serangan terhadap website milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang beralamat di http://lemjiantek.mil.id/. lemjiantek atau Lembaga Pengkajian Teknologi adalah salah satu sekolah atau korps pendidikan dan latihan yang milik TNI AD yang berpusat di daerah Batu,Malang Jawa Timur.

Situs Website Lembaga Pengkajian Teknologi TNI AD Di Hack, Peretas Serukan " Free khasmir dan Palestine".
Situs Website Lembaga Pengkajian Teknologi TNI AD Di Hack, Peretas Serukan " Free khasmir dan Palestine".

Kini ,setelah 11 jam pasca peretasan website yang sehari-hari memuat seluruh informasi dan kegiatan serta agenda pendidikan para calon taruna militer tersebut masih dalam kondisi under attack. Dengan tampilan background bermotif gravity kelompok peretas menampilkan sejumlah pesan 

Hacked By PhantomGhost

Free Palestine, Free Kashmir,, Where is your Humanity

Tertera juga di bawahnya beberapa codename yang di duga merupakan anggota dari kelompok peretas tersebut.Peretasan ini di nilai terasa lucu karena motif atau pesan yang ingin di sampaikan oleh kelompok peretas ini serasa tidak ada korelasinya antara kejadian yang menimpa palestina dan khasmir.

Namun,inilah underground semua hal bisa saja terjadi. Berkaca dari beberapa kejadian yang sudah-sudah banyak juga insiden peretasan gak nyambung seperti ini yang sudah sering kali kita lihat. Namun sisi positif dari insiden ini adalah masih lemahnya sistem keamanan yang di bangun untuk website milik militer ini. Semoga dengan kejadian ini semakin membuka mata para pengelola untuk lebih meningkatkan lagi sistem yang mereka jaga karena pada dasarnya peretas tidak pernah pandang bulu atas korban-korbannya.(andra/sc)

Minggu, 02 Oktober 2016

Jadi Korban Phising, Akun BBM Anggota DPR Di Gunakan Untuk Pinjam Duit.

satucode[dot]com. Di tengah hiruk pikuk kabar yang memberitakan jika BBM kini sudah jadi milik Indonesia, terselip sedikit cerita miris tentang di retasnya akun BBM dua orang anggota DPR yang menjadi korban phising dan menggunakan akun tersebut untuk meminjam uang di daftar kontak bbm mereka. Adalah Mahyudin, Wakil Ketua MPR sekaligus politisi dari Partai Golkar serta Daniel Johan, Anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang menjadi korban kejahatan digital tersebut.

Jadi Korban Phising, Akun BBM Anggota DPR Di Gunakan Untuk Pinjam Duit.
Jadi Korban Phising, Akun BBM Anggota DPR Di Gunakan Untuk Pinjam Duit.

Sebelumnya pada kamis (29/10/16) lalu, akun BBM dua orang anggota Dewan tersebut menjadi target phising oleh para pelaku kejahatan digita. Modusnya penipuan lewat akun BBM ini berawal lewat broadcast berisi link jebakan yang meminta korban memasukkan ID akun BBM beserta passwordnya. Setelah korban 'terperangkap' tipuan itu, maka akun BBM miliknya tidak bisa diakses lagi karena sudah dibajak oleh pelaku.

"BBM saya pun yang dibajak setelah dia minta-minta uang, kemudian dia kirim berita broadcast yang sama, jadi bila yang menerima itu membuka, maka akan ikut terbajak. Dan pelaku ini akan terus secara bergulir dan meluas melakukan modus ini," kata Daniel.


Kini kasus tersebut tengah di tangani oleh subdit cyber crime Polda Metro Jaya,setelah adanya laporan dari kedua anggota DPR  yang menjadi korban. Berkaca dari kejadian tersebut sangat di sayangkan perilaku para anggota Dewan yang terhormat tidak safety dalam menggunakan perangkat smartphone mereka. Karena modus penipuan dengan menyebarkan fake link seperti ini sudah sering terjadi namun anehnya mereka masih bisa terkecoh juga.

Menurut pengamat keamanan internet dari Vaksincom Alfons Tanujaya, dalam kasus ini pihak kepolisian dalam hal ini adalah pihak cyber crime harusnya jauh lebih  mudah untuk urusan pelacakan si pelaku. hal itu di karenkan kini BBM sudah resmi menjadi milik Indonesia.

"Tinggal minta izin, dan kalau cyber crime polisi turun tangan tidak sulit lacaknya. Mereka (pemilik BBM-red.) harus bantu. Kalau tidak bisa dianggap bekerjasama melindungi kriminal. Kalau enkripsi dibuka ya selesai sudah, ketahuan HP yang pakai lalu dilacak ke operator,apalagi BBM sudah punya orang Indonesia, ya jadi gampang. Kan harus tunduk pada hukum Indonesia " jelas Alfons.

Phising adalah cara untuk mencoba mendapatkan informasi seperti username, password, dan rincian kartu kredit dengan menyamar sebagai entitas terpercaya dalam sebuah komunikasi elektronik. Komunikasi yang mengaku berasal dari  situs populer seperti web sosial media,  situs lelang, prosesor pembayaran online atau IT administrator biasanya digunakan untuk memikat publik tidak curiga. Phising biasanya dilakukan melalui e-mail spoofing atau pesan instan, dan sering mengarahkan pengguna untuk memasukkan rincian di sebuah website palsu yang tampilan dan nuansa yang hampir sama dengan yang aslinya.(andra/sc)

Artikel Menarik lainya :
Daniel Johan, Anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)

Selengkapnya: https://www.beritateknologi.com/akun-bbm-anggota-dpr-dan-mpr-ri-jadi-target-pelaku-phising/
Daniel Johan, Anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)

Selengkapnya: https://www.beritateknologi.com/akun-bbm-anggota-dpr-dan-mpr-ri-jadi-target-pelaku-phising/

Jumat, 30 September 2016

Di Duga Di Retas, VideoTron Ini Tampilankan Tayangan Adegan Porno

satucode[dot]com. Pemandangan tak lazim terjadi di seputaran kawasan Kebayoran Baru Jakarta Selatan pada siang (30/10/2016) pukul 13.00 WIT. Sebuah Bilboard Digital yang sehari hari memuat konten iklan untuk keperluan promosi sebuah produk tiba-tiba berubah menjadi tayangan dengan dengan adegan yang cukup seronok. Hal itu tentu mengundang kehebohan para pelintas yang sedang berada di kawasan tersebut. Banyak di antara mereka yang kemudian mengabadikan momen yang tak biasa tersebut.

Di Duga Di Retas, VideoTron Ini Tampilankan Tayangan Adegan Porno
Di Duga Di Retas, VideoTron Ini Tampilankan Tayangan Adegan Porno

Hal ini memicu spekulasi dari beberapa kalangan masyarakat termasuk diataranya oleh beberapa komuitas pegiat IT di tanah air,ada kemungkinan bahwa Videotron tersebut di retas. Di lansir dari kompas.com, PT Transito Adiman Jati Transito Advertising selaku pemegang kontrak untuk subkontent materi iklan di videotron tersebut melalui Adrian Wiedarta selaku menager mengatakan " Kami sempat deteksi, ternyata diambil alih oleh yang ngirim virus. Ada yang menyabotase, nge-hack,".

Lebih lanjut pria yang akrab di sapa Adrian ini menjelaskan, penyusupan itu dilakukan dengan cara mengirim virus ke aplikasi yang terdapat di videotron. Virus tersebut kemudian menyambungkan ke situs yang menampilkan video porno."Kami tidak bisa ambil alih karena password juga dikuasai oleh yang nge-hack," ucap Adrian. PT Transito memiliki empat buah videotron yang beredar di Jakarta.Namun Adrian memastikan bahwa hanya videotron di Kebayoran Baru yang disabotase.

Kasus peretasan seperti ini pernah juga terjadi di beberapa belahan negara lain. Seperti yang terjadi di Moscow,Rusia pada 2011 lalu. Ketika seorang hacker yang bernama Igor Blinnikov di tangkap oleh pihak kepolisian setelah di ketahui meretas papan reklame di jalanan kota moscow dan menampilkan tayangan porno pada Bilboard Digital tersebut.

Baca Juga:
Hingga kini Bilboard Digital yang berukuan 24m2 tersebut dalam keadan offline, setelah salah seorang warga yang berada di sekitar tempat kejadian perkara memutuskan aliran listrik secara paksa.(andra/sc)

Rabu, 28 September 2016

Awas, Jangan Asal Colok USB Drive Yang Anda Temukan.

satucode[dot]com. Pernahkan Anda ketika sedang berkunjung ke suatu internet cafe atau warnet kemudian menemukan USB drive atau flashdisk seseorang yang tertinggal ? atau pernahkan anda ketika sedang berjalan-jalan di pusat keramaian lalu menemukan perangkat usb atau flasdisk tersebut tercecer di lantai atau tergelatak di sudut jalanan ?. Jika anda pernah mengalami kejadian tersebut sebaiknya urungkan niat anda untuk mengambil USB atau flashdisk tersebut. Bukan hanya karena alasannya itu bukan hak anda namun lebih di karenakan untuk melindungi anda dari tidakan kejahatan digital yang akan mengancam anda. Mengapa hal itu bisa terjadi ? berikut penjelasannya.

Awas, Jangan Asal Colok USB Drive Yang Anda Temukan.
Dilansir dari portal hacker thehackernews.com, modus kejahatan digital kini mulai bergeser menjadi semi tradisional dengan memanfaatkan psikologis manusia yang mempunyai keingin tahuan yang kuat. Percayalah ketika anda menemukan perangkat usb atau flashdisk tersebut anda pasti akan merasa penasaran dan berusaha untuk mencari tahu apa isi dari usb atau flashdisk tersebut. Hal inilah yang di manfaatkan oleh beberapa penjahat digital untuk menyerang perangkat komputer anda dengan virus maupun malware yang akan menginfeksi perangkat komputer anda ketika anda mencolokan atau menghubungkan usb atau flashdisk yang anda temukan tersebut.

Sebuah kejadian serupa baru baru ini menimpa salah seorang warga asal negera australia. Di kutip dari laman kepolisian negara bagian Victoria https://www.vicpolicenews.com.au/, pihak berwenang mengeluarkan peringatan dan himbauan untuk seluruh warna negara bagian tersebut untuk tidak asal menghubungkan perangkat usb yang mereka temukan. Meskipun tidak ada rincian tentang jenis virus ataupun malware yang mengancam namun hal ini sudah cukup menjadikannya sebagai bukti modus baru para pelaku kejahatan digital.

Penjahat Cyber ​​yang Memanfaatkan Psikologi Manusia

Sebuah studi penelitian yang dilakukan oleh sekelompok peneliti dari University of Illinois, University of Michigan dan Google mengungkapkan bahwa hampir setengah dari koresponden mereka mengaku tidak hanya menghubungkan USB atau flashdisk  yang mereka temukan ke PC mereka, tetapi juga akan membuka file dan melakukan klik pada tautan atau link asing yang ada pada usb yang mereka temukan. bagian terburuknya adalah bahwa mereka yang melakukan hal tersebut ini tidak sadar karena sudah tertutupi oleh rasa keingintahuan mereka atas data atau file pda usb atau flashdisk yang mereka temukan. 

Baca Juga:

Jadi, jika di lain waktu berikutnya  Anda menemukan USB drive atau flashdisk tergelatak di jalanan ataupun di mana saja, acuhkan saja.Hal ini untuk menjaga anda dari incaran para penjahat digital yang siap mengancam keselamatan perangkat komputer anda. Be Aware! (andra/sc)

Selasa, 27 September 2016

Peretas Sambangi Situs Mahkamah Agung Republik Indonesia

satucode[dot]com. Beberapa waktu yang lalu seorang peretas asal tanah air dengan codename Abrasax1337 sempat menjadi buah bibir karena keisengannya menjahili situs milik Arsip Nasional Republik Indonesia. Kali ini peretas yang sama kembali beraksi, menyasar website milik pemerintah yang berdomain go.id Abrasax1337 kembali menunjukkan kemampunya dalam menjebol sistem dengan mendeface salah satu subdomain milik salah satu institusi pemerintah yang cukup vital di negeri ini. Website yang beralamat di http://ditjenmiltun.mahkamahagung.go.id/ menjadi korban keisengan peretas asal team underground yang menamkan dirinya Jancok Security.

mahkamah agung di hack
tampilan salah satu sub domain website milik mahkamah agung ketika di deface
Dengan tampilan minimalis,berlatar gambar coding, di iringi backsong berirama dugem dari lagu yang cukup populer asal negeri bollywood, tum hi ho peretas hanya menampilkan sedikit jejak yang bisa di analisa mengenai motif aksinya.Namun seperti kebanyakn peretas lainnya abrasax1337 mungkin hanya sekedar iseng,atau hanya ingin menunjukkan eksistensinya di kalangan dunia bawah tanah. Peretasan tanpa motif seperti ini sudah jamak terjadi di kalangan underground, karena selain untuk ajang pembuktian skill mereka ini juga sekaligus untuk meningkatkan pride mereka di kalangan para hacker.

Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Tata Usaha Negara (ditjenmiltun) merupakan unit organisasi baru pada Mahkamah Agung, adalah unit eselon I yang mempunyai tugas antara lain merumuskan dan melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis dibidang administrasi, keuangan dan organisasi ketatalaksanaan bagi tenaga teknis peradilan militer dan tata tusaha negara sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2005 Tentang Sekretariat Mahkamah Agung dan Keputusan Sekretaris Mahkamah Agung Nomor MA/SEK.07/SK/III/2006 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Mahkamah Agung RI. 

Baca juga:
Hingga berita ini terbitkan belum ada respon perbaikan dari pihak pengelola website meski sudah selang 6 jam sejak website terkena deface. Semoga insiden peretasan seperti ini bisa menjadi sebuah tamparan  untuk para pengelola website untuk lebih aware terhadap sistem yang di kelolanya.(andra/sc)

Note: mirror dapat di lihat di sini