Senin, 13 Juni 2016

Protes Atas Razia Pedagang Makanan,Website SATPOL PP Kab Serang Di Hack

satucode[dot]com. Ramadahan Toleran yang menjadi jargon pemerintah akhir-akhir ini rupanya belum sepenuhnya di terapkan di salah satu Kabupaten di Provinsi Banten, Serang. Dengan menyandang status sebagai kota santri serang yang mayoritas berpenduduk muslim kini menjadi topik pembicaraan di kalangan netizen. Bukan karena prestasi atau inovasinya melainkan karena tindakan rezia pedagang makanan yang di anggap semena-mena yang di lakukan oleh pemerintah kabupaten serang melalui satuan Polisi Pamong Praja dengan dalih menghormati mereka yang sedang berpuasa.

Protes Atas Razia Pedagang Makanan,Website SATPOL PP Kab Serang Di Hack
Sebelumnya pada Rabu (08/07/2016) Pemerintah Kabupaten Serang melalui satuan Polisi Pamong Praja melakukan razia pedagang makanan di sekitar wilayah Kabupaten Serang. Salah satu pedagang Ibu Saeni menjadi salah satu korban dari razia tersebut. Meski sudah meminta maaf kepada petugas, namun hal itu tidak di gubris oleh petugas yang sedang melakukan razia. Dengan tangis menghiba Ibu Saeni memohon untuk petuagas tidak menyita semua barang dagangannya. Namun hal itu tidak di indahkan oleh petugas.Mereka tetap melakukan penyitaan terhadap semua barang dagangan ibu Saeni.

baca juga :

Rupanya kejadian itu tidak luput dari pantauan para pegiat underground tanah air. Seorang peretas dengan codename "shor7cut" melampiaskan kekesalannya terhadap perilaku petugas Polisi Pamong Praja saat melakukan razia dengan mendeface laman resmi satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Serang yang beralamat di http://satpolpp.serangkab.go.id. Dengan tampilan khas peretas, berlatar warna hitam dengan gambar animasi serta embed video dari YouTube, "shor7cut" menuliskan keprihatinannya:

APA YANG SAYA RASAKAN INI BENAR-BENAR SAKIT , DIMANA SEORANG IBU UNTUK MENCARI REZEKY NAFKAH DI BULAN SUCI UNTUK HARI RAYA NANTI MALAH DI HALANGI OLEH SATPOL PP. BILA MEMANG INGIN MERAZIA YA MBOK JANGAN PILIH-PILIH , ITU RESTORAN DAN TOKO-TOKO LAIN KENAPA TIDAK DI TUTUP JUGA ? LOGIKA NYA DIMANA COBA ? SAYA HANYA SESEORANG YANG MENYUARAKAN SUARA HATI SAYA , JUJUR SAYA SENDIRI SANGAT SEDIH , SAAT IBU (PEMILIK WARUNG MAKAN) ITU MENANGGIS BENER" HATI SAYA SAKIT MELIHAT APARAT BERTINDAK TIDAK ADIL. INI BUKAN KEADILAN , INI MERUPAKAN PENIDASAN.  SILAHKAN BAPAK LIHAT VIDIO INI https://youtu.be/9soj-uoDGF8​ DETIK KE 00.04

HANYA LEWAT SITUS INI SAYA MENYUARAKAN CURAHAN HATI SAYA. SAYA HARAP KEDEPANYA TIDAK ADA KEJADIAN SEPERTI INI LAGI. 

SALAM SHOR7CUT

Demikian isi pesan yang di sampaikan "shor7cut" lewat halaman index website satuan polisi pamong praja kabupaten serang. Meski di nilai sebagai bentuk tindakan pelanggaran terhadap UU ITE namun inilah salah satu jalan yang di gunakan para peretas untuk "berdemo" di dunia maya.

Terlepas benar atau salah, namun tindakan peretasan yang di lakukan oleh "shor7cut" patut kita apresiasi. Hal ini juga sekaligus membuktikan masih sedemikian lemahnya sistem keamanan website yang di bangun di lingkup pemerintah. (Andra/sc)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar